JAKARTA, Bisnistoday – Sebanyak 70 ribu warga Jakarta Selatan menerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) melalui Kantor Pos Fatmawati, Jakarta. Penyaluran ini merupakan bagian dari program nasional BLTS Kesra 2025 yang digulirkan Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
Tercatat di wilayah Kantorpos KCU Flora, penyaluran dilakukan untuk lebih dari 70.296 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan target selesai pada 30 November.Berbekal map kecil berisi KTP dan kartu keluarga, warga mengikuti antrean tertib yang diatur petugas.
Kepala Kantorpos KCU Flora, Suvrino, menegaskan bahwa Pos Indonesia menjalankan mandat Kementerian Sosial untuk mempercepat distribusi bantuan kepada warga.“Kami melakukan percepatan proses pembayaran BLT Kesra ini supaya cepat diterima masyarakat,” jelas Suvrino di Jakarta, Rabu (3/12).
Ia menguraikan, bahwa satu per satu nama dipanggil, diverifikasi, lalu menerima dana bantuan yang bagi banyak keluarga menjadi penyambung kebutuhan harian. Penyaluran tak hanya dilakukan di Kantorpos. Sejumlah titik komunitas kantor kelurahan, rumah ketua RW, hingga lokasi tambahan dibuka agar warga tidak menempuh jarak terlalu jauh. Untuk kelompok rentan seperti lansia atau warga sakit, Pos Indonesia menyiapkan layanan antar langsung ke rumah.
Beli Sembako hingga Biaya Sekolah
Menurut Supriyono, warga Menteng Dalam dengan tiga anak, bantuan Rp900.000 sangat berarti.“Amat sangat membantu sekali bagi saya dan keluarga. Untuk beli sembako, kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Ia berharap program seperti ini bisa terus berlanjut.
Tidak jauh berbeda dengan apa yang diungkapkan Aridhea. Ibu muda ini menjalankan usaha kue rumahan, akan menggunakan bantuan tersebut untuk biaya pendidikan putranya.“Lumayan banget buat biaya sekolah anak. Sekarang sekolah itu semua bayar,” tuturnya.
Begitu pula Nur Fitriyana, yang menilai BLTS Kesra membantu keluarga kelas menengah ke bawah.“Sangat bermanfaat, terutama untuk kebutuhan sekolah anak,” katanya.
Program BLTS Kesra 2025 dirancang untuk memberikan dampak langsung pada terhadap daya beli masyarakat, memperkuat konsumsi rumah tangga, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, maupun menjangkau keluarga paling rentan. Bagi banyak keluarga, Rp900.000 adalah ruang bernapas: membantu membeli kebutuhan harian, mengisi stok dapur, hingga menutup biaya pendidikan anak.//

