www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 5 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Sekolah-sekolah Berharap, MBG Berbasis Dapur Sekolah
Nasional

Sekolah-sekolah Berharap, MBG Berbasis Dapur Sekolah

Program MBG
MURID Sekolah Dasar Negeri belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025 yang dicanangkan pemerintah dinilai masih belum optimal di sejumlah daerah, termasuk Jawa Barat. Minimnya sosialisasi dari Dinas Pendidikan maupun Badan Gizi Nasional (BGN) membuat banyak sekolah belum memahami teknis pelaksanaan program tersebut.

Survei Mahardhika Paripurna Media menunjukkan para guru justru lebih banyak mengetahui informasi MBG dari media sosial, termasuk kabar soal kasus keracunan makanan di sekolah yang sudah lebih dulu menjalankan program tersebut.

“Banyak sekolah yang kami temui lebih menyambut baik jika MBG dijalankan dengan konsep dapur sekolah. Dengan begitu, guru bisa ikut mengontrol kualitas menu,” ujar Adi Wibowo, Manajer Program Mahardhika Paripurna Media, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/9).

Efektivitas Dapur Sekolah

Konsep dapur sekolah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Menurut Mursali Bachtiar, Ketua LSM Bekasi Peduli, pengelolaan makanan langsung di sekolah lebih efektif dan efisien.

“Keberadaan dapur MBG di lingkungan sekolah akan lebih baik jika dikelola bersama komite dan warga sekitar. Selama ini, dapur umum justru kurang efektif, biayanya tinggi, dan menunya kurang diminati siswa,” kata Bachtiar, Rabu (3/9).

Ia menambahkan, dapur umum yang harus melayani ribuan siswa sering membuat makanan kurang segar dan berisiko kesehatan. “Banyak kasus makanan diolah sejak malam, lalu baru dikonsumsi siang hari. Hal ini rawan keracunan dan menyebabkan banyak sisa makanan terbuang,” jelasnya.

Bachtiar menegaskan bahwa program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto harus segera dievaluasi agar tujuan mulia meningkatkan gizi anak bangsa benar-benar tercapai.

Dukungan dari DPR

Senada, anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Gerindra, Ir. H. Nuroji, M.Si, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan MBG.

“Program ini tujuannya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Jadi harus ada kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Nuroji saat sosialisasi MBG di Bekasi.

Hingga Agustus 2025, tercatat sudah ada 169 dapur MBG di Bekasi, masing-masing melayani sekitar 4.000 penerima manfaat. Program ini diharapkan mampu menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pabrik Terbakar
Nasional

KEK Sei Mangkei Terbakar, Kemenperin Minta Segera Evaluasi Keselamatan Kerja

JAKARTA, Bisnistoday - Area pabrik PT Evyap Sabun Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus...

Nasional

Imbas Kasus Sidoarjo, BGN Audit Total Higiene Sanitasi Seluruh Dapur MBG

JAKARTA, Bisnistoday- Insiden dugaan keracunan yang menimpa 730 santri di Sidoarjo memicu...

Pesawat Garuda
Nasional

Insiden Pecah Ban, Pastikan Penanganan Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Sesuai Prosedur

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan  menerima laporan terkait...

Jembatan Roboh
Nasional

Kementerian PU Terjunkan Tim Teknis Selidiki Runtuhnya Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran

KAB.PANGANDARAN, Bisnistoday- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selidiki kejadian pada ambruknya Jembatan Gantung...