www.bisnistoday.co.id
Minggu , 19 April 2026
Home EKONOMI Sektor Maritim Harus Berinovasi Menyongsong Poros Maritim Dunia 2045
EKONOMI

Sektor Maritim Harus Berinovasi Menyongsong Poros Maritim Dunia 2045

Social Media

JAKARTA,Bisnistoday- Mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menilai Indonesia harus bisa membangun inovasi di bidang maritim untuk mendukung visi sebagai poros maritim dunia pada 2045.

Sebagai negara kepulauan terbesar yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia harus memanfaatkan laut dan menjadikannya sebagai sumber kehidupan jika ingin jadi negara maju.

“Ide pengembangan smart maritime harus diarahkan agar kita bisa mencapai cita-cita di 2045, saat 100 tahun kemerdekaan, yaitu Indonesia berdaulat, adil, maju, dan makmur,” katanya dalam Webinar IATI-KORIKA terkait smart maritime and smart agriculture secara daring di Jakarta, Rabu.

Mantan Menteri Keuangan itu menuturkan ekonomi maritim baru menyumbang 6,4 persen dari total perekonomian pada 2015.

Untuk bisa mewujudkan visi poros maritim dunia, setidaknya Indonesia harus bisa meningkatkan kontribusi tersebut menjadi 12,5 persen atau dua kali lipatnya pada 2045.

“Fokusnya pada konektivitas laut, industrialisasi perikanan dan tentunya tourism, terutama wisata bahari,” katanya.

Kendati penting menempatkan sektor maritim sebagai salah satu penggerak ekonomi, Bambang menyebut keberadaan sumber daya manusia (SDM) maritim juga sangat penting untuk menuju kemakmuran.

“Kita harus mampu menciptakan SDM maritim yang unggul dengan didukung inovasi teknologi kemaritiman,” katanya.

Bambang pun menilai pembangunan berbasis inovasi kini jadi keharusan agar Indonesia bisa maju dan keluar jadi jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap).

“Salah satu inovasi di kemaritiman karena wilayah kita sebagian besar adalah wilayah laut. Dan Indonesia harus bisa hidup dari kemampuan industri maritim tersebut serta kemampuan kita menjaga wilayah laut kita,” katanya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan teknologi informasi di industri maritim harus benar-benar bisa dikuasai.

“Paling tidak kalau belum bisa menciptakan teknologinya, kita harus bisa meng-utilisasi teknologi itu dengan semaksimal mungkin dengan menciptakan efisiensi di sektor maritim,” katanya./


Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIGLOBALKawasan Global

Dampak Konflik Timur Tengah Bayangi Pertemuan IMF

JAKARTA, Bisnistoday - Perang antara AS dan Israel dengan Iran menjadi topik...

Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi (dok: PTPN)
EKONOMIEkonomi Rakyat

PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

BOGOR, Bisnistoday  –  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan menegaskan...

Tanker Transko
EKONOMI

Distribusikan BBM, Armada Pertamina Patra Niaga Sandar Kembali di Ampenan

AMPENAN, Bisnistoday– Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan...

ILUNI FHUI Webinar Series tentang Kejahatan Siber (dok:ILUNI FHUI/IABF)
EKONOMIHukum

Evolusi Kejahatan Siber: Modus Baru dan Kesiapan Regulasi

JAKARTA, Bisnistoday - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan...