KARAWANG, Bisnistoday – Kehadiran Stasiun Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB) PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) turut serta dalam meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut. Hal itu dikarenakan Stasiun KCJB Karawang akan menjadi suatu akses keluar masuk baru bagi masyarakat Kabupaten Karawang yang akan bepergian.
General Manager Corporate Secretary, Rahadian Ratry dalam keteranganya di Karawang, mengatakan kehadiran Stasiun Karawang diharapkan mampu untuk membantu pertumbuhan ekonomi di sekitar trase KCJB, dan mempercepat mobilitas masyarakat di sekitar trase.
Diketahui, Stasiun Karawang merupakan salah satu titik pemberhentian KCJB. Dari 4 stasiun yang akan dilayani KCJB, Stasiun Karawang adalah pemberhentian pertama dari wilayah Jakarta. Stasiun ini memiliki luas sekitar 19.028m² dan memiliki 2 peron bagi penumpang untuk naik turun kereta.
Nantinya, akan terdapat sebanyak 68 jadwal perjalanan KCJB yang akan berhenti di Stasiun Karawang untuk melayani masyarakat yang akan menuju Halim, Padalarang, maupun Tegalluar.
Penumpang yang turun di Stasiun Karawang nantinya dapat menggunakan bus Damri untuk melanjutkan perjalanan mereka berbagai wilayah di Karawang. Integrasi antara KCJB dengan angkutan masal lainnya ini sejalan dengan arahan pemerintah yang ingin mengedepankan angkutan masal untuk kota-kota besar.
“Penghargaan yang diberikan oleh Bupati Karawang untuk KCIC menjadi dorongan untuk menyelesaikan proyek KCJB dan menjadi moda transportasi terbaik pilihan masyarakat.” tutur Rahadian.Hadirnya Stasiun Kereta Api Cepat di wilayah tersebut juga membuat KCIC menerima Penghargaan Investor Tertinggi di Kabupaten Karawang dari Bupati Karawang./

