JAKARTA, Bisnistoday- Pengumuman dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan bahwa neraca perdagangan RI pada Maret 2021 mengalmi surplus US$1,57 miliar disambut positif pelakukan pasar modal. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pun kembali menguat.
Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis (15/4) ditutup menguat 29,23 poin keposisi 6.079,5. Sementara indeks LQ-45 naik 3,55 poin ke posisi 908,44.
Analis Bina Artha Sekuritas, Nafan Aji mengatakan, pelaku pasar mengapresiasi hasil rilis neraca perdagangan RI oleh BPS, dimana pada Maret 2021 mengalami surplus, meskipun masih di bawah ekspektasi pasar.
Seperti dibertitaan bahwa BPS mencatat neraca perdagangan RI mengalami surplus US$1,57 miliar pada Maret 2021 dengan total niai ekspor US$18,35 miliar dan impor US$16,79.
“Pelaku pasar optimistis terkait dengan pemulihan ekonomi global dan mengapresiasi program vaksinasi yang berjalan baik,” kata dia di Jakarta, Kamis (15/4).
Pada perdagangan hari ini atau Kamis (15/4), tujuh sektor meningkat dengan sektor transportasi dan logistik naik paling tinggi yakni 2,1%, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,63% dan 1,38%.
Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 0,41 persen, diikuti sektor energi dan sektor teknologi masing-masing minus 0,22 persen dan minus 0,1 persen.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp291,42 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.032.599 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,5 miliar lembar saham senilai Rp10,18 triliun. Sebanyak 231 saham naik, 252 saham menurun, dan 162 saham tidak./




