YOGYAKARTA, Bisnistoday – Uji coba penerapan konsep Dapur Sekolah untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ngupasan, Jogjakarta, Senin (22/9), mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Kegiatan ini dihadiri Koramil 03/Gondokusuman, Polresta Jogjakarta, Babinsa, hingga Babinkamtibmas setempat.
Danramil 03/Gondokusuman, Mayor Inf. A. Nur Wakhid, S.Ag menegaskan, program ini penting bagi pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Menurutnya, kehadiran Dapur Sekolah juga dapat menekan konsumsi jajanan yang kurang sehat di kalangan siswa.
“Kami berharap agar program ini segera terealisasi di wilayah kami, ini sangat membantu untuk pemenuhan gizi bagi anak-anak. Selain itu juga bisa mengurangi konsumsi makanan, terutama jajanan yang kurang sehat,” ujar Nur Wakhid.
Selain itu, pihak Koramil bersama Babinkamtibmas menerjunkan lima personel untuk ikut mengawal pelaksanaan kegiatan di SDN Ngupasan. Ia menilai pelibatan orang tua, komite sekolah, dan paguyuban dalam pengelolaan dapur menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Pastinya para orang tua yang ikut terlibat dalam Dapur Sekolah akan menyiapkan makanan terbaik untuk putra-putrinya sendiri,” tambahnya.
Selama uji coba, para siswa tampak antusias. Mereka duduk lesehan bersama, menikmati hidangan bergizi yang dimasak oleh tim Dapur Sekolah dengan melibatkan petugas dan pengelola kantin. Suasana penuh keceriaan mewarnai kegiatan yang berjalan aman dan lancar tersebut.
Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Konsultan Mahardika Paripurna Media (MPM) bersama SDN Ngupasan. Sebelumnya, MPM juga telah melaksanakan uji coba serupa di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, dengan hasil yang positif.
Inisiatif Dapur Sekolah MBG ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif atas persoalan dapur SPPG yang selama ini dinilai penuh masalah.//



