www.bisnistoday.co.id
Senin , 11 Mei 2026
Home EKONOMI Wamendag Jerry Resmikan Plaza Weda di Halmahera Tengah
EKONOMISektor Riil

Wamendag Jerry Resmikan Plaza Weda di Halmahera Tengah

PERESMIAN PASAR : Kondisi pasar Weda, di Halmahera Tengah, belum lama ini.Wamendag Jerry Sambuaga meresmikan pasar Weda di Halmahera Tengah.
Social Media

HALMAHERA TENGAH – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan, perputaran transaksi perdagangan masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah tercatat Rp372 miliar per tahun. Pusat transaksi terletak di sektor riil, seperti pusat perbelanjaan, pasar rakyat, dan pasar modern. Demikian disampaikan Wamendag Jerry dalam peresmian Plaza Weda di Halmahera Tengah, Maluku Utara, baru-baru ini. 

“Perdagangan merupakan sektor riil dan diharapkan masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah, efisien, dan praktis. Menggerakkan roda perdagangan tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Saya optimistis, pusat perbelanjaan Plaza Weda memiliki prospek yang sangat bagus dan cerah dalam aktivitas perdagangan di Halmahera Tengah,” jelas Wamendag Jerry. 

Wamendag Jerry juga mendorong masyarakat untuk tetap berbelanja dan memilih produk dalam negeri. “Adanya pusat perbelanjaan baru diharapkan dapat menggairahkan perekonomian karena masyarakat Halteng tidak perlu ke Ternate atau jauh-jauh ke Surabaya, bahkan Jakarta untuk mencukupi kebutuhan,” imbuh Wamendag Jerry. 

Wamendag Jerry menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh signifikan, yaitu 5,72 persen. Di antara negara-negara G20, Indonesia menempati posisi ketiga pertumbuhan ekonomi terbesar. Ini merupakan kerja keras seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya kerja keras dari pusat, tetapi juga dari daerah, termasuk Kabupaten Halmahera Tengah. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, neraca perdagangan Indonesia Januari–November 2022 mencatatkan surplus dengan angka yang sangat signifikan, yaitu USD 50,89 miliar. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi sejak Republik Indonesia berdiri. 

“Selama 31 bulan berturut turut, neraca perdagangan mencatatkan surplus atau tidak mengalami defisit. Surplus tersebut sekaligus mematahkan tudingan yang menyatakan Indonesia bergantung impor dan impor lebih besar dari pada ekspor. Kondisi ini diharapkan menumbuhkan optimisme dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi global,” terang Wamendag Jerry./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Hakornas
HEADLINE NEWSSektor Riil

Hakornas 2026, Konsumen Kunci Perbaikan Kualitas Produk Nasional

JAKARTA, Bisnistoday  – Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya peran konsumen sebagai...

KTT ASEAN 2026 di Cebu, Filipina. (dok: ASEAN.org)
ASEANEKONOMIEnergiGLOBAL

Antisipasi Dampak Perang Iran, ASEAN Siapkan Langkah Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - Para pemimpin ASEAN menyepakati sejumlah langkah yang bertujuan untuk...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop akan Buat Ketentuan Soal Rapat Anggota Tahunan

BANJARMASIN, Bisnistoday — Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan memastikan koperasi melaksanakan kewajiban Rapat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri Koperasi dan Habib Rizieq Sepakat Soal Kemandirian Ekonomi Umat

BOGOR, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren...