www.bisnistoday.co.id
Rabu , 3 Juni 2026
Home EKONOMI MenkopUKM: Pengembangan Industri Halal harus Sejalan dengan kebijakan Pro UMKM
EKONOMI

MenkopUKM: Pengembangan Industri Halal harus Sejalan dengan kebijakan Pro UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pengembangan dan perluasan usaha syariah dengan mengembangkan industri halal, menjadi faktor penarik agar usaha mikro dan kecil syariah dapat menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global.

Dalam hal ini pengembangan industri halal harus sejalan dan selaras dengan kebijakan Pro-UMKM. Di antaranya, penyederhanaan dan percepatan perizinan, fasilitasi sertifikasi halal, program pembinaan melalui pusat-pusat inkubasi usaha halal di berbagai daerah sebagai pusat pembinaan dan penyemaian.

“Selain itu, perlu pula dibangun pusat-pusat bisnis syariah (Sharia Business Center) yang didukung oleh infrastruktur digital sebagai sarana interaksi antar pelaku bisnis syariah,” kata Teten pada acara Kick Off “Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal” secara daring, Rabu (25/8).

Untuk itu, lanjut MenkopUKM, pihaknya terus berkomitmen kuat dan concern mendukung akselerasi pengembangan industri halal produk UMKM. “Kami mengedepankan pendekatan terintegrasi hulu-hilir dan kolaborasi,” tukas Teten.

Yakni, lanjutnya, sinergi pendaftaran sertifikasi halal bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Lembaga Pemeriksa Halal LPPOM-MUI. “Kami juga mengapresiasi proses kepengurusan Sertifikasi Halal saat ini telah mengalami perbaikan kepengurusan sertifikasi dengan pelayanan audit dari LPH secara online dan pemangkasan durasi kepengurusan yang lebih cepat,” ungkap Teten.

Menurut Teten, ini semua merupakan rencana strategis pemerintah dalam pengembangan kemandirian dan Go Global UMKM Indonesia yang dilakukan melalui penguatan fokus pembangunan ekonomi dan keuangan syariah.

“Pengembangan industri halal dengan langkah strategis, seperti penguatan industri produk halal melalui pembentukan kawasan-kawasan industri halal maupun zona-zona halal di dalam kawasan industri yang sudah ada,” papar Teten.

Ada juga pembangunan data perdagangan Industri Produk Halal yang terintegrasi. Melakukan penyatuan database dan kodefikasi untuk mensinergikan data sertifikasi produk halal dengan data perdagangan dan ekonomi.

“Tak lupa, mengimplementasikan program sertifikasi halal produk ekspor secara kuat, memperkuat sistem ketertelusuran halal (halal traceability), hingga melakukan program substitusi impor dan mendorong perkembangan industri bahan substantif material halal pengganti (substitusi material non halal),” jelas MenkopUKM.

Bagi Teten, ini merupakan komitmennya menjalankan amanat Undang-Undang Cipta Kerja. Sehingga, dalam kurun waktu kurang lebih 21 hari kerja, sertifikasi halal yang difasilitasi dapat terbit dan diserahkan kepada pelaku usahamikro,” tegas MenkopUKM.

Di samping itu, menciptakan kolaborasi transformasi usaha informal ke formal dan transformasi digitalisasi KUMKM dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait, pelatihan dan pendampingan standarisasi dan sertifikasi produk, dukungan kebijakan kemudahan akses pembiayaan dan akses pasar domestik maupun internasional, hingga pembentukan Satgas percepatan ekspor bagi UKM yang dapat memberikan solusi terkait permasalahan ekspor dan mendorong produk UKM Indonesia ke pasar global.

Teten berharap Kick-off Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal yang mendapat dukungan dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini dapat menjadi momentum Gerakan Bersama untuk mendukung pengembangan UMKM. Juga, mendorong kebangkitan ekonomi pasca pandemik dan mampu menjadikan produk termasuk produk halal Indonesia mampu berdaya saing di dunia internasional.

“Saya meyakini, kegiatan ini menjadi pionir gerakan nyata dalam mengorkestrasi inisiatif penguatan UMKM dan Bisnis Industri Halal di Indonesia yang berbasis digital,” pungkas Teten./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kota Shanghai, Tiongkok. (Dok: Unsplash/Li Yang)
EKONOMI

Peran Strategis Tiongkok Semakin Diakui Dunia

JAKARTA, Bisnistoday – Sepanjang tahun ini, puluhan pemimpin dunia telah mengunjungi Tiongkok....

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMI

Dolar Stabil di Tengah Perundingan Damai AS-Iran

JAKARTA, Bisnistoday – Dolar Amerika Serikat  stabil pada Selasa (2/6/2026) karena pasar...

Kilang Minyak (Unsplash/Bem Wicks)
EKONOMI

Harga Minyak Kembali Melonjak

JAKARTA, Bisnistoday - Harga minyak naik lebih dari 2 persen pada perdagangan...

Beberapa Aplikasi Kecerdasan Buatan (Unsplash.com/Soyen-Feyissa)
EKONOMI

Dapat Suntikan Rp1,5 Triliun, Anthropic Lampaui OpenAI

JAKARTA, Bisnistoday - Anthropic melampaui posisi OpenAI sebagai perusahaan rintisan kecerdasan buatan...