www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home EKONOMI ID FOOD Bersinergi dengan Kementan Merevitalisasi Pabrik Gula
EKONOMISektor Riil

ID FOOD Bersinergi dengan Kementan Merevitalisasi Pabrik Gula

REVITALISASI PABRIK GULA: - Perusahaan BUMN holding pangan ID FOOD bersinergi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan revitalisasi pabri gula yang dikelola anak usaha ID FOOD, PT PG Rajawali II. Hal ini dilakukan guna mewujudkan swasembada gula nasional
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Perusahaan BUMN holding pangan ID FOOD bersinergi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan revitalisasi pabri gula yang dikelola anak usaha ID FOOD, PT PG Rajawali II. Hal ini dilakukan guna mewujudkan swasembada gula nasional.

“Strategi ID FOOD dalam mendukung swasembada gula adalah dengan meningkatkan kinerja off farm melalui pabrik gula secara selektif agar overall recovery minimal 86 persen,” kata Direktur Utama ID FOOD, Frans Marganda Tambunan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/8).

Selain mengoptimalkan enam pabrik gula, ID FOOD akan mengoperasikan kembali pabrik gula di Subang, Jawa Barat, dengan perluasan lahan sekitar 5.000 hektare.

Frans menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani tebu, di antaranya mengikutsertakan mitra petani tebu rakyat dalam program Makmur agar mendapatkan jaminan ketersediaan pupuk dan jaminan harga.

Dalam aspek pendanaan ID FOOD juga membantu petani tebu masuk ke lembaga pembiayaan agar mereka bisa mendapatkan pendanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan melakukan pengambilalihan gula petani tebu dengan harga minimal Rp11.500 per kilogram.

“Dari aspek teknologi, kami juga mempersiapkan implementasi penerapan teknologi pertanian dalam budi daya pertanian. Langkah ID FOOD dalam dukungan swasembada gula juga dilakukan sinergi BUMN melalui perluasan luas areal serta melakukan kerjasama kemitraan dan Agroforestry Tebu Mandiri (ATM) dengan Perhutani,” jelas Frans.

Pelaku Utama Swasembada

Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa petani tebu adalah pelaku utama swasembada gula di Indonesia dan pemerintah menjalankan berbagai program yang fokus pada peningkatan kapasitas petani guna meningkatkan produktivitas tebu dan rendemen mereka.

“Langkah untuk prioritas swasembada gula salah satunya melalui revitalisasi pabrik gula dan peningkatan kemitraan petani. Pabrik gula dapat berperan dalam menentukan dan mengkoordinir kapan petani harus memupuk, bibit yang dipakai, menanam, tebang, muat, angkut,” kata Mentan. 
 

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan saat ini sedang meningkatkan benih-benih unggul untuk komoditas prioritas swasembada, salah satunya tebu./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

David Beckham dan istrinya Victoria (dok: Instagram)
EKONOMISport & Health

David Beckham Jadi Atlet Miliarder Pertama Inggris

JAKARTA, Bisnistoday - Mantan bintang sepak bola Manchester United dan Timnas  Inggris,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden Sebut KDKMP Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Merah Putih (KDKMP)...

Demontrasi Menolak Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Perang (dok: Unsplash/kuczmarski
EKONOMIGLOBALIndepth

Waspadai Tirani Teknologi dan Munculnya Kolonialisme Baru

JAKARTA, Bisnistoday -  Pada September 2024, masyarakat dunia terkejut dengan meledaknya ribuan...

Astra Women Network 2026 bertema “Women Empowered: From Empowerment to Impact.” (dok: Astra)
EKONOMIHumaniora

Astra Women Network 2026: Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata

JAKARTA, Bisnistoday - Astra terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang...