www.bisnistoday.co.id
Rabu , 20 Mei 2026
Home EKONOMI Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional Koperasi dan UMKM Capai Rp87 T
EKONOMI

Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional Koperasi dan UMKM Capai Rp87 T

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Koperasi dan UMKM terus dipercepat dan menunjukkan peningkatan. PEN untuk KUMKM adalah upaya pemerintah untuk membantu koperasi dan UMKM yang terdampak Covid-19.

“Hingga saat ini penyerapan PEN untuk KUMKM telah mencapai Rp87,083 triliun atau sebesar 70,37 persen,” kata Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki beberapa waktu lalu.

Pemerintah mengalokasikan dana untuk pelaksanaan program PEN untuk KUMKM sebesar Rp123,46 triliun untuk tahun 2020.

MenkopUKM mengatakan sebagian besar program ini dilaksanakan oleh perbankan dan lembaga pembiayaan yang langsung mendapat alokasi dari Kementerian Keuangan.

Pertama, penempatan dana di Bank HIMBARA untuk Restukturisasi pinjaman senilai Rp78,78 triliun. Kedua, Belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP) senilai Rp5 Triliun dan Penjaminan untuk Modal Kerja senilai Rp1 triliun.

“Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk pembebasan Pajak PPh final yang ditanggung Pemerintah senilai Rp2,4 triliun yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP),” kata MenkopUKM.

Subsidi bunga di luar KUR dan koperasi untuk kredit di lembaga pembiayaan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp27,197 triliun dan subsidi bunga pinjaman lembaga keuangan BUMN sebesar Rp2,371 triliun dilaksanakan Kementerian Negara BUMN.

Baca juga:KemenkopUKM Tegaskan Program PEN UMKM dan Banpres Habis Tersalurkan

“Hasil pelaksanaan program ini, berdasarkan data OJK per 7 November 2020, ada 100 perbankan yang melakukan  implementasi restrukturisasi kredit dengan nilai outstanding Rp371,1 triliun untuk 7,5 juta UMKM,” kata Menteri Teten. “Implementasi PEN oleh KemenkopUKM*

Program yang dilaksanakan langsung oleh Kementerian Koperasi dan UKM senilai Rp6,718 triliun. Dana tersebut mencakup program subsidi bunga KUR sebesar Rp4,967 triliun. Subsidi Non KUR untuk Koperasi melalui BLU sebesar Rp751,7 miliar.

“Termasuk juga penempatan dana pada LPDB KUMKM sebesar Rp1 triliun untuk membantu likuiditas koperasi dalam masa pandemi Covid 19,” kata MenkopUKM.

Realisasi subsidi bunga KUR hingga 4 Desember 2020 sebesar Rp2,845 triliun atau 57,29% kepada hampir 6 juta debitur.

“Sangat menggembirakan realisasi penempatan dana oleh LPDB KUMKM dalam mendukung program PEN sebesar Rp1 triliun telah mencapai 100% kepada 63 mitra dengan 101.011 UMKM,” kata MenkopUKM. 

Realisasi Subsidi Non KUR untuk Koperasi melalui BLU per 9 Desember 2020 sebesar  Rp10,03 miliar atau 1,33 persen.

MenkopUKM menegaskan dalam tahap pelaksanaan semua program ini diawasi (diaudit) oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Badan Pengawas Pembangunan dan Keuangan  Republik Indonesia (BPKP RI) sejak bulan September 2020./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Siapkan Kemudahan dan Insentif Biaya Layanan di Platform Belanja Online

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri UMKM Maman Adurrahman mengatakan pemerintah menyiapkan sejumlah aturan...

Sebuah pusat jajan di Tiongkok (dok: Unsplash/Alex)
EKONOMISektor Riil

Penjualan Ritel dan Sektor Jasa di Tiongkok terus Tumbuh

JAKARTA, Bisnistoday - Penjualan ritel barang konsumsi Tiongkok, indikator utama kekuatan konsumsi...

David Beckham dan istrinya Victoria (dok: Instagram)
EKONOMISport & Health

David Beckham Jadi Atlet Miliarder Pertama Inggris

JAKARTA, Bisnistoday - Mantan bintang sepak bola Manchester United dan Timnas  Inggris,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden Sebut KDKMP Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Merah Putih (KDKMP)...