www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Harga Penawaran Saham PGE di Kisaran Rp820 Hingga Rp945 Per Lembar Saham
BursaBURSA & KORPORASI

Harga Penawaran Saham PGE di Kisaran Rp820 Hingga Rp945 Per Lembar Saham

PGE melaksanakan penawaran umum perdana saham sebanyak 10,35 miliar saham
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) akan melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 10,35 miliar saham dengan harga penawaran awal dikisaran Rp820 hingga Rp945 per lembar saham.

“Kami (PGE) akan melepas 10,35 miliar saham atau 15 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Pelaksanaan masa penawaran awal pada 1 hingga 9 Februari,” kata Direktur Utama PT PGE, Ahmad Yuniarto dalam acara paparan publik di Jakarta, Rabu (1/02).

Melalui IPO tersebut, manajemen PGE menargetkan memperoleh dana sebanyak-banyaknya Rp9,78 triliun, yang akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal atau capital expenditure (capex) dan pembayaran sebagian fasilitas pinjaman.

Selain itu, perseroan akan mengalokasikan sebanyak-banyaknya 1,50 persen atau 630,3 ribu saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum untuk Program Opsi Pembelian Saham kepada Manajemen dan Karyawan (MESOP).

PGE merupakan salah satu perusahaan panas bumi terbesar di Indonesia dan global yang diukur dengan kapasitas terpasang, serta didukung oleh basis cadangan dan sumber daya yang besar,” kata

Saat ini, perseroan mengelola 13 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang tersebar di enam area dengan kapasitas terpasang 672 megawatt (MW) yang dioperasikan sendiri, serta sebanyak 1.205 MW dikelola melalui Kontrak Operasi Bersama atau Joint Operation Contract (JOC).

Ahmad Yuniarto mengatakan kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sebesar sekitar 82 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi emission avoidance karbondioksida (CO2) sekitar 9,7 juta ton per tahun.

Selain itu, menurut dia, pemanfaatan yang dilakukan oleh PGE dari energi geothermal telah berhasil membuat 2,08 juta rumah di Indonesia teraliri listrik.

Ia menyatakan, perseroan berambisi meningkatkan basis kapasitas terpasangnya dari 672 MW saat ini menjadi 1.272 MW pada tahun 2027, yang sejalan dengan misi menjadi perusahaan energi ramah lingkungan terkemuka.

“PGE memiliki rekam jejak pengembangan panas bumi dan pembangkit listrik yang solid dan terbukti,” kata Ahmad.

PGE mencatat pendapatan mencapai 287 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau tumbuh 3,9 persen year on year (yoy) hingga akhir kuartal III- 2022.

Sejalan kinerja tersebut, perseroan membukukan kenaikan laba bersih signifikan 67,8 persen secara tahunan menjadi 111 juta dolar AS pada kuartal III- 2022, serta net profit margin (NPM) juga melesat menjadi 38,8 persen per akhir kuartal III-2022, dari sebelumnya 24 persen pada kuartal III- 2021.

Kinerja solid perseroan didukung kesepakatan kontrak jangka panjang atau rata-rata di atas 20 tahun dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sebagai offtaker tunggal.

“PGE memiliki hubungan yang baik dan luas dengan PLN dan secara historis mampu menegosiasikan ulang tarif kontraktual yang ada dengan PLN,” tandas Ahmad./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...