www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 9 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Prabowo-Gibran Siap Wujudkan Ekonomi Berkeadilan
Politik & Keamanan

Prabowo-Gibran Siap Wujudkan Ekonomi Berkeadilan

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Rapa siap mewujudkan ekonomi Indonesia yang berkeadilan.

“Kita harus menerapkan Ekonomi Pancasila. Ekonomi yang berkadilan dan perataan, dan juga berpihaknya,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa dalam acara “Kesempatan Kerja dan Kualitas Tenaga Kerja di Indonesia” di TKN Fanta HQ Jakarta, Selasa (5/12).

Menurut dia, Ekonomi Pancasila merupakan konsep yang menyeimbangkan ekonomi Indonesia dengan mengambil esensi terbaik dengan menggabungkan kapitalisme dan sosialisme.

Konsep tersebut, lanjutnya,  membuka lebar kesempatan berinovasi dengan kebebasan pasar tetapi juga memperhatikan dan menjamin jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang paling lemah.

“Jadi inilah (Ekonomi Pancasila) paham ekonomi yang Bapak Prabowo sedang gelorakan sedang sampaikan kepada masyarakat,” ujar Erwin.

Sebelumnya Prabowo menyebutkan ada lima prinsip ekonomi Pancasila, yakni: pertama, ekonomi yang religius dan wujudkan persatuan nasional; kedua, ekonomi yang junjung tinggi kemanusiaan; ketiga, ekonomi yang berpihak pada kepentingan nasional; keempat, ekonomi yang egaliter dan kerakyatan; kelima, ekonomi yang berkeadilan sosial.

Kurikulum Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut Erwin Aksa, mengatakan kurikulum pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini. “Jangan sampai ada mismatch. Lapangan pekerjaannya apa, lulusannya apa,” katanya.

Erwin menambahkan, anak muda lulusan baru perlu dibekali dengan keterampilan baru untuk mendukung kemampuannya dalam dunia kerja. “Anak muda harus menyesuaikan dirinya dengan kebutuhan lapangan pekerjaan hari ini. Artinya bahwa kita harus ada upskilling dan reskilling,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo-Gibran Optimistis Menangi Kontestasi di Jatim

Ia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa program pemerintah yang dapat mendukung anak muda dalam mengembangkan kemampuannya dalam dunia pekerjaan. “Kita punya balai latihan kerja BLK, SMK. Kita punya prakerja. Kita punya berbagai macam program upskilling, reskilling di pemda, kementerian, dan lembaga,” kata Erwin.

Lebih lanjut, Erwin mengatakan pihaknya akan menyesuaikan kurikulum pendidikan berbasis minat, agar angkatan kerja baru bisa bekerja sesuai minat dan kemampuannya. “Kalau kamu suka politik, kamu belajar political sains. Jangan disuruh belajar teknik,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Megawati
Politik & Keamanan

Bahas Reunifikasi Korea, Penasihat Presiden Korsel Bertemu Ibu Megawati Soekarnoputri

JAKARTA , Bisnistoday - Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI...

Komisi Percepatan Reformasi Polri menghadap Presiden di Istana Negara
Politik & Keamanan

Yusril: Pemerintah Tidak Akan Membentuk Kementerian Kepolisian

JAKARTA, Bisnistoday - Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., selaku...

Rapat Koordinasi Otsus Papua
Politik & Keamanan

Optimalisasi Peran Kelembagaan DPRP dan MRP Jadi Kunci Perbaikan Tata Kelola Otsus

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka membenahi tata kelola pemerintahan di wilayah Papua,...

Menteri Nusron
Politik & Keamanan

Forum Nusantara Young Leaders : Menteri Nusron Pastikan Semua Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia

BANYUMAS, Bisnistoday - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...