www.bisnistoday.co.id
Minggu , 5 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Melemah Mengikuti Bursa Kawasan Asia
Bursa

IHSG Melemah Mengikuti Bursa Kawasan Asia

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Kamis (02/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (30/07) ditutup melemah 47,04 poin ke posisi 7.241,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,84 poin ke posisi 910,75. Pelemahan mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

“Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) memulai pertemuan kebijakan dua harinya pada Selasa (30/7) dan Rabu (31/7),” sebut Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalam kajiannya, di Jakarta, Selasa (30/07).

Meskipun, suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) diprediksi akan dipertahankan di kisaran 5,25 sampai 5,5 persen, investor berharap adanya petunjuk mengenai kapan siklus penurunan suku bunga akan dimulai dan berapa kali penurunan suku bunga akan dilakukan pada tahun ini.

Investor di Amerika Serikat (AS) mendapatkan kesempatan untuk merespons rilis data inflasi AS pada Jumat (26/7) lalu, yang memperkuat spekulasi bahwa The Fed bersiap memangkas suku bunga acuan pada September 2024.

Sesuai ekspektasi, data Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index naik 0,1 persen month to motnh (mtm) dan 2,5 persen year on year (yoy) pada Juni 2024.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat dipimpin oleh sektor kesehatan yang naik sebesar 0,75 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen nonprimer dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing naik sebesar 0,28 persen dan 0,08 persen.

Baca juga:IHSG Kembali Ditutup Melemah

Sedangkan, delapan sektor turun yaitu sektor transportasi dan logistik turun paling dalam minus 1,20 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor energi yang masing-masing turun sebesar 0,84 persen dan 0,40 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar, yaitu MBTO, HELI, NASI, WEHA dan ELIT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni PPRI, PURI, ITMA, IOTF, dan BULL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.010.938 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,92 miliar lembar saham senilai Rp13,91 triliun. Sebanyak 260 saham naik 305 saham menurun, dan 220 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini, antara lain indeks Nikkei melemah 1.285,39 poin atau 3,28 persen ke 37,869,50, indeks Hang Seng melemah 306,08 poin atau 1,77 persen ke 17.004,97, indeks Shanghai melemah 15,20 poin atau 0,52 persen ke 2.886,73, dan indeks Strait Times menguat 30,48 poin atau 0,88 persen ke 3.430,33./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...