www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 April 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Menghadapi Musim Hujan dan Potensi Penyebaran Penyakit, IDAI Beri Himbauan Ini!
Sport & Health

Menghadapi Musim Hujan dan Potensi Penyebaran Penyakit, IDAI Beri Himbauan Ini!

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menyambut periode masuk sekolah anak di tahun baru yang bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan himbauan penting kepada para orangtua, pengasuh, tenaga pendidik, serta pihak sekolah dan pemerintah daerah.

Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit seperti influenza, diare, demam berdarah yang perlu diwaspadai, musim hujan dengan risiko banjir, serta potensi bencana hidrometeorologi.

“Kami memahami bahwa proses belajar mengajar di sekolah sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama,” uajr Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, Piprim Basarah Yanuarso di Jakarta, beberapa waktu lalu

Karenanya IDAI menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif berikut ini :

1. Pastikan Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh Anak Memungkinkan Untuk Ke Sekolah

Lengkapi dan pastikan status imunisasi dasar dan lanjutan anak sesuai usia, termasuk imunisasi untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PD3I) seperti campak, difteri, pertusis, influenza, dan lain-lain.

Berikan makanan padat nutrisi terutama protein hewani, cukup cairan agar tidak dehidrasi. Batasi makanan tidak sehat yang mengandung gula tinggi dan junk food.

Pastikan anak tidur malam 8-10 jam sesuai usia untuk mengoptimalkan sistem imun. Jika anak menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, diare, atau lemas, segera periksa ke fasilitas kesehatan dan istirahatkan di rumah hingga benar-benar pulih untuk mencegah penularan.

2. Menerapkan Etiket Batuk & Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)

Ajarkan dan biasakan anak untuk menutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam (bukan telapak tangan) saat batuk atau bersin. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir secara rutin, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain.

Gunakan masker terutama jika anak mengalami gejala infeksi saluran napas atau berada di kerumunan. Hindari berbagi penggunaan alat makan, minum, dan alat kebersihan pribadi.

Baca Juga : Cegah DBD dengan Edukasi 3M Plus, Pemprov Bali dan Soffel Sasar 35 Desa dan Kelurahan

3. Pencegahan Penyakit yang Berkembang di Musim Hujan

Terapkan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang sekaligus menghindari gigitan nyamuk). Pastikan lingkungan sekolah dan rumah bebas dari genangan air. Gunakan losion anti nyamuk, kelambu, atau pakaian panjang.

Untuk menghindari diare dan leptospirosis (kencing tikus), pastikan pastikan anak selalu memakai alas kaki saat bermain atau berjalan di area yang mungkin terkontaminasi. Konsumsi air dan makanan yang bersih dan matang.

4. Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan & Bencana hidrometeorologi

Komunikasi yang intensif adalah kunci. Orangtua dan pihak sekolah diharapkan aktif menginformasikan kondisi dan kebijakan melalui grup komunikasi. Orangtua diharapkan proaktif melaporkan kondisi kesehatan anak dan memberikan edukasi di rumah. Siswa diimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan saling mengingatkan. Pastikan juga data kontak darurat baik pihak orangtua maupun sekolah selalu mutakhir.

Ajarkan anak untuk memahami prosedur evakuasi dan titik kumpul di sekolah. Orangtua juga harus mengetahui rencana tanggap darurat sekolah. Siapkan tas siaga bencana untuk anak di sekolah dan di rumah (berisi jas hujajn, makanan tahan lama, air minum, obat pribadi, pakaian ganti, senter kecil, peluit, dan kontak darurat keluarga).

Hati-hati dalam perjalanan ke atau dari sekolah saat hujan lebat. Waspada genangan air, pohon tumbang, dan arus lalu lintas.

“Kami mendorong sekolah untuk memastikan ketersediaan sarana cuci tangan, air bersih, dan toilet yang higienis, serta melakukan pembersihan dan disinfeksi rutin pada area dan permukaan benda yang sering disentuh. Kami juga mendorong penguatan kerjasama antar sekolah dengan puskesmas setempat untuk pemantauan kesehatan warga sekolah dan edukasi,” ungkap Piprim

IDAI juga berharap pemerintah daerah dapat mengoptimalkan penyediaan fasilitas kesehatan, memastikan lingkungan sekolah aman dari risiko banjir/longsor, dan mengkoordinasikan sistem peringatan dini.

“Kami, para dokter anak, sangat mengharapkan kolaborasi semua pihak. Dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak kita untuk belajar dan bertumbuh kembang optimal, meski di tengah tantangan musim ini. Kami siap bersinergi dengan semua pihak terkait untuk memastikan hak kesehatan dan pendidikan anak terpenuhi dengan baik,” tegas Hikari Ambara Sjakti, Sekretaris Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Sport & Health

Melalui “Comfort, Made Together,” Laurier Beri Dukungan Wanita Saat Menstruasi

JAKARTA, Bisnistoday - Bertepatan dengan momentum Hari Kartini, Laurier meluncurkan kampanye “Comfort,...

CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady di Jakarta, Sabtu (25/4)
Sport & Health

Siloam Cardiac Summit 2026 : Perkuat Praktik Klinis Kardiovaskular

JAKARTA, Bisnistoday - Penyakit jantung hingga kini masih menjadi penyebab kematian nomor...

Wings
Sport & Health

Program Baru WINGS-UNICEF Targetkan Peningkatan Edukasi Menstruasi Remaja Putri

JAKARTA, Bisnistoday — WINGS Group bersama UNICEF melalui program WINGS for UNICEF...

Perang Iran Pengaruhi Harga Obat (unsplash/roberto sorin)
EKONOMIHumanioraSport & Health

Gejolak di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Obat

JAKARTA, Bisnistoday - Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran  telah memicu...