www.bisnistoday.co.id
Rabu , 13 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis SIAL Interfood Berperan Bangun Jejaring Pelaku Industri Makanan Global
Ekonomi & Bisnis

SIAL Interfood Berperan Bangun Jejaring Pelaku Industri Makanan Global

Pameran SIAL Interfood
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday -SIAL, jaringan inovasi pangan terkemuka di dunia bakal menggelar SIAL Interfood, antara 4–6 November 2026 di JIExpo Kemayoran. Kegiatan untuk meningkatkan koneksi perdagangan pangan internasional Indonesia didukung Kementerian Perindustrian dan diselenggarakan oleh Seven Event bersama Comexposium.

“Jaringan SIAL saat ini memasuki babak baru yang sangat penting. Dengan memperkuat posisi acara sebagai tempat pertemuan bisnis (B2B) dan menarik pengunjung yang lebih profesional, kami semakin mempertegas peran kami sebagai platform perdagangan nyata bagi industri makanan,” ungkap Rodolphe Lameyse, CEO of Food and Beverage Division of Comexposium di Jakarta, Rabu (13/5).

“Kami juga tetap mempertahankan lokasi penyelenggaraan SIAL Interfood yang strategis untuk memastikan kualitas acara tetap terjaga, sekaligus menjadi langkah besar bagi kami untuk terus maju dan berkembang,” ungkapnya.

Ia menguraikan, para peserta SIAL Interfood 2026 akan beragam dari lebih 25 negara, mencakup wilayah Tiongkok (China), Asia-Pasifik (APAC) serta Eropa dan Timur Tengah (EMEA). Melalui jaringan global ini, para eksibitor dapat terhubung langsung dengan pembeli potensial yang mencari produk baru serta teknologi terbaru di berbagai sektor penting, mulai dari makanan beku (frozen food), industri kopi dan teh, hingga inovasi pada teknologi pengolahan pangan (food processing).

Sebagai pameran business-to-business(B2B) internasional yang mendukung pertumbuhan industri food and beverages(F&B) nasional, SIAL Interfood merupakan bagian dari jaringan SIAL Network yang sejak 1964 telah dikenal menjadi barometer inovasi pangan dunia. SIAL Network berhasil mencatatkan pencapaian global yang luar biasa dengan menghadirkan total 17.000 peserta pameran dan menarik lebih dari 700.000 pengunjung profesional dari 205 negara.

Rangkaian pameran SIAL global terselenggara di berbagai belahan dunia, mencakup SIAL Paris, SIAL Canada yang diselenggarakan secara bergantian di Montreal dan Toronto, SIAL China yang diselenggarakan di Shanghai dan Guangzhou, Food & Drinks Malaysia by SIAL, SIAL Interfood, Gourmet Selection serta Cheese and Dairy Products Show di Paris, Djazagro di Aljir (Aljazair) hingga yang terbaru SIAL Vietnam.

Kehadiran SIAL secara strategis di Indonesia sendiri dimulai pada tahun 2015 guna menyasar potensi besar pasar Asia Tenggara. Saat debutnya tersebut, SIAL Interfood mencatatkan milestonepenting dengan diikuti lebih dari 800 perusahaan dari 22 negara. Kini, melanjutkan kesuksesan tersebut, SIAL Interfood 2026 kembali hadir di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, dengan menempati area hall B dan C. Akses lokasi yang mudah serta kenyamanan bagi para peserta dan pengunjung menjadi alasan utama terpilihnya kembali JIExpo sebagai tempat penyelenggaraan SIAL Interfood 2026.

Wujudkan Efektifitas Bisnis

Andy Wismarsyah selaku Presiden Direktur dari Seven Event menekankan bahwa efektivitas pertemuan bisnis adalah inti dari pameran ini. Sebagai kelanjutan resmi SIAL Interfood di Indonesia, fokus utama tahun ini adalah menghadirkan standar keunggulan bisnis internasional dengan menghubungkan para peserta pameran Seven Event dengan profil pelaku industri yang sangat berkualitas.

“Melalui penyediaan fasilitas dan area pameran yang komprehensif, kami berkomitmen menghadirkan atmosfer bisnis yang produktif dan profesional. Harapan kami, setiap interaksi yang tercipta di JIExpo Kemayoran nanti dapat menghasilkan kolaborasi nyata yang mendorong kemajuan berkelanjutan bagi industri makanan dan minuman di Indonesia,” ujar Andy.

Penyelenggaraan SIAL Interfood 2026 menjadi ajang penting untuk memperkuat industri pangan nasional di tengah persaingan global. Dengan menghadirkan platform yang khusus bagi para profesional, pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, tetapi juga sebagai pusat pertukaran ilmu dan teknologi. Sinergi ini bertujuan menciptakan kolaborasi jangka panjang yang mampu mendorong produk Indonesia semakin kompetitif di pasar dunia./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Segera Launching Operasional KDKMP

BOJONEGORO, Bisnistoday — Pemerintah merencanakan segera melaunching sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...

terlur
Ekonomi & Bisnis

Peternak Telur Terjepit, Biaya Produksi Melonjak Saat Harga Jual Terpuruk

JAKARTA, Bisnistoday - Industri perunggasan nasional kembali menghadapi tekanan berat. Di tengah...

Sakina Rosellasari
Ekonomi & Bisnis

Sektor UMKM Menyumbang 20 Persen Total Investasi Jateng

SEMARANG ,Bisnistoday, - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu...

Produksi Buah
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Buah Tropis Membuka Peluang Usaha Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian memperkuat program hilirisasi dengan melibatkan industri kecil...