www.bisnistoday.co.id
Rabu , 15 Juli 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi Bank Sampoerna Tegaskan Komitmen Dukung UMKM, Salurkan 64,5% Kredit ke Sektor Produktif
Perbankan & Asuransi

Bank Sampoerna Tegaskan Komitmen Dukung UMKM, Salurkan 64,5% Kredit ke Sektor Produktif

Bank Sampoerna
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) tetap menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga akhir kuartal III-2025, total penyaluran kredit Bank Sampoerna mencapai Rp11,5 triliun, dengan 64,53% di antaranya disalurkan kepada sektor UMKM.

Direktur Finance & Business Planning Bank Sampoerna, Henky Suryaputra, menyatakan bahwa sektor UMKM tetap menjadi prioritas utama meski tantangan pasar semakin kompleks.

“Kami terus melakukan tinjauan berkala terhadap kemampuan pelaku UMKM dalam menyerap kredit. Dengan berbagai tantangan yang ada, kami tetap berkomitmen membantu mereka tumbuh karena UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional,” ujarnya.

Selain memperkuat pembiayaan, Bank Sampoerna juga fokus pada digitalisasi layanan untuk membantu pelaku usaha menjaga arus kas dan memperluas akses keuangan. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan lebih dari 50 mitra strategis, termasuk fintech, perusahaan multi-finance, dan koperasi.

CEO Bank Sampoerna, Ali Yong, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut diwujudkan melalui layanan Bank as a Service (BaaS), yang memungkinkan jangkauan layanan perbankan hingga ke pelosok daerah.

“Hasilnya nyata. Hingga September 2025, transaksi melalui layanan digital kami mencapai 331 juta transaksi senilai Rp102 triliun, meningkat 16 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkap Ali.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Bank Sampoerna tercatat sebesar Rp13 triliun, didominasi oleh deposito senilai Rp10,5 triliun. Peningkatan juga terjadi pada rasio CASA yang mencapai 19,2%, naik 4,8% secara tahunan. Kondisi ini menjaga rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tetap sehat di level 88,3%, serta menjaga margin bunga bersih (NIM) di kisaran 4,4%.

Dengan kinerja positif tersebut, Bank Sampoerna berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp10,7 miliar hingga akhir kuartal III-2025. Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross 4,12% dan NPL net 2,45%.

“UMKM adalah bagian integral dari bisnis kami. Melalui sinergi, inovasi digital, dan prinsip kehati-hatian, kami ingin terus memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” tutup Ali Yong.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

AAJI
Perbankan & Asuransi

AAJI Gelar Ajang Penghargaan Prestisius bagi Tenaga Pemasar Asuransi Jiwa TADEA 2026 di Surabaya

JAKARTA, Bisnistoday – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menggelar acara penghargaan...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

“Storytelling Competition” Bank Jakarta Semarakkan PRJ 2026, Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak

JAKARTA, Bisnistoday - Suasana Booth Bank Jakarta di Hall C1 Jakarta Fair...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif DKI

JAKARTA, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi komitmen dan kontribusi Bank...

Perbankan & Asuransi

Dari Rasa Penasaran Menjadi Bermanfaat Besar, Kisah Fajar Mengelola Agen BRILink

BANDUNG,Bisnistoday-Kesibukan bekerja di luar rumah pernah membuat Yayang Fajar harus mengorbankan banyak...