www.bisnistoday.co.id
Senin , 7 September 2026
Home HEADLINE NEWS BSIS Teken Perjanjian Tol Bogor–Serpong via Parung, Target Beroperasi 2028
HEADLINE NEWS

BSIS Teken Perjanjian Tol Bogor–Serpong via Parung, Target Beroperasi 2028

Proyek Tol Serpong
PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS) resmi menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Ruas Bogor–Serpong (via Parung)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS) resmi menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Ruas Bogor–Serpong (via Parung) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proyek tol sepanjang 32,03 km ini digadang-gadang menjadi penghubung strategis antara kawasan permukiman Bogor, Jawa Barat, dan kawasan komersial Tangerang, Banten.

Penandatanganan berlangsung di Pendopo Kementerian PU, Jakarta, Jumat (3/10), dengan dihadiri jajaran pejabat kementerian serta pengurus konsorsium swasta–BUMN yang tergabung dalam BSIS, yakni PT Persada Utama Infra, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Hutama Karya Infrastruktur.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Wilan Oktavian, menyebut proyek ini sebagai inisiatif badan usaha (unsolicited) yang sudah melewati proses panjang.

“Prakarsa dilanjutkan dengan pengadaan pada 2022, diikuti evaluasi teknis, finansial, dan legal, hingga penetapan pemenang pada Juli 2024. Insyaallah pengadaan tanahnya akan kita mulai di awal 2026, konstruksi dimulai Oktober 2026, dan ditargetkan rampung Agustus 2028,” ujar Wilan.

Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas proyek.

“Keberhasilan proyek ini tidak hanya ditentukan oleh perjanjian yang ditandatangani hari ini, tetapi juga oleh disiplin dalam mengawal pembebasan lahan, mutu konstruksi, dan kualitas layanan publik,” katanya.

Jalan Tol Bogor–Serpong (via Parung) yang merupakan bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 3 ini akan dibangun dengan nilai investasi Rp12,35 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan masa konsesi 40 tahun.

Ruas tol ini akan dilengkapi 2 junction (JC) dan 3 simpang susun (SS) yang terbagi dalam 4 seksi, melintasi 3 kecamatan dan 14 desa di Kabupaten Bogor serta 2 kecamatan dan 4 desa di Kabupaten Tangerang.

Dengan beroperasinya tol ini pada akhir 2028, pemerintah berharap konektivitas jaringan jalan di Jabodetabek semakin terintegrasi.

“Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung diharapkan mampu mendorong pengembangan kawasan, memperlancar arus barang dan orang, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi wilayah,” ujar Direktur Utama BSIS, Eldy Ellyus.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Penumpang Maskapai
HEADLINE NEWS

Prioritaskan Keselamatan, Penutupan Delapan Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau Diperpanjang

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, pengoperasian kembali bandara terdampak...

Kawasan udara
HEADLINE NEWS

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penutupan Operasional Bandara Soekarno-Hatta Diperpanjang

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara prihatin terhadap kejadian erupsi Gunung...

Garuda Indonesia
HEADLINE NEWS

Operasional Penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, melakukan pemantauan dan...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...