www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan BSS 2025 Dorong Aksi Kolektif Menuju Pembangunan Hijau
Lingkungan

BSS 2025 Dorong Aksi Kolektif Menuju Pembangunan Hijau

Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Kota Bandung menegaskan komitmennya sebagai penggerak transformasi hijau nasional melalui penyelenggaraan Bandung Sustainability Summit (BSS) 2025 di Aula Barat ITB.

Forum kolaboratif ini mempertemukan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk memperkuat praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) serta membangun masa depan infrastruktur berkelanjutan.

Mengusung tema “Dari Kepatuhan Menuju Komitmen”, BSS 2025 menjadi ruang sinergi lintas sektor untuk mendorong aksi nyata menuju pembangunan hijau.

Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan bahwa Bandung ingin menjadi living lab keberlanjutan, tempat kebijakan, sains, dan inovasi berpadu yang menghasilkan perubahan konkret.

“Kita tidak lagi berbicara soal kepatuhan terhadap aturan, melainkan komitmen untuk mengubah cara kita membangun dan hidup di kota ini. Bandung ingin menjadi laboratorium hidup (living lab) keberlanjutan, tempat di mana kebijakan, sains, dan inovasi berpadu menghasilkan aksi nyata,” ungkap Farhan, Jumat.

Sementara Menko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam sambutannya, menekankan bahwa pembangunan sejati harus “memanusiakan kemajuan.”

AHY Menekankan, pentingnya mengembalikan makna pembangunan infrastruktur sebagai upaya memanusiakan kemajuan.

“Misi kami jelas, membangun infrastruktur yang tidak hanya menghubungkan tempat, tetapi juga mengubah kehidupan. Infrastruktur sejati adalah tentang manusia, tentang ide dan nilai yang menghidupkan kemajuan,” ujar AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Dr. Eng. Nita Yuanita, S.T, M.T. sebagai Ketua Steering Committee BSS 2025, menegaskan, sebagai institusi pendidikan teknologi, ITB memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi ilmiah bagi tantangan keberlanjutan.

“Melalui BSS 2025 dan inisiasi pembentukan Sustainability Centre of Excellence, kami ingin menjembatani dunia akademik, kebijakan publik, dan sektor industri agar bersama-sama melahirkan aksi konkret menuju masa depan rendah karbon,” kata Nita.

Co-Founder & Director Suvarna Sustainability, Abbie Ardiwinata, menyampaikan bahwa BSS 2025 bukan hanya forum diskusi, melainkan langkah awal membangun keterpaduan antara tiga pilar penting (triplehelix) pembangunan berkelanjutan, yaitu pemerintah, akademisi dan sektor swasta.

“BSS 2025 kami rancang sebagai ruang sinergi yang mempertemukan kebijakan, ilmu pengetahuan, dan inovasi bisnis. Kami percaya, keberlanjutan hanya dapat diwujudkan bila ketiga unsur ini bergerak seiring, pemerintah dengan arah kebijakan, akademisi dengan basis pengetahuan, dan sektor swasta dengan kemampuan implementasi,” ujarnya.

Ke depan diharapkan BSS menjadi forum yang berkesinambungan, bukan sekadar pertemuan tahunan, melainkan wadah pertukaran gagasan dan tindakan nyata untuk membangun masa depan yang tangguh dan bertanggung jawab.

BSS 2025 digagas oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Pemerintah Kota Bandung dan Suvarna Sustainability, serta didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Wilayah Republik Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), dihadiri oleh peserta dari kalangan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, industri, masyarakat dan komunitas serta media.

Melalui forum strategis, diskusi panel, dan pelatihan GRI Sustainability Reporting, BSS 2025 diharapkan menjadi tonggak pergerakan nasional dari komitmen menuju aksi nyata untuk mencapai Net Zero Emission 2060.(E2-DN)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Lalat Capung (dok:Unsplash/bob-brewer)
HumanioraLingkungan

Ilmuwan Sebut Lalat Capung Lebih Tua dari Dinosaurus

JAKARTA,Bisnistoday – Para ilmuwan di Inggris mengungkapkan lalat capung merupakan salah satu...

Lingkungan

Petani Sawit Harus Mulai Masuk ke Level Industri

JAKARTA- Petani kelapa sawit Indonesia memiliki peran signifikan dan strategis dalam menjamin...

CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar,
Lingkungan

Peringati Hari Bumi, Cermati Fintech Group Tanam 1.000 Pohon

BEKASI, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Cermati Fintech Group...

Para Peraih Goldman Award 2026 (dok: Goldmanprize.org)
GLOBALLingkungan

Enam Srikandi Pejuang Lingkungan ini Raih Goldman Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Enam aktivis perempuan meraih penghargaan lingkungan hidup paling bergengsi...