www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Business Matching 2025, Produk UMKM Catat Transaksi USD 13,86 Juta
Ekonomi & Bisnis

Business Matching 2025, Produk UMKM Catat Transaksi USD 13,86 Juta

Pameran UMKM
PAMERAN UMKM bersama Kemendag belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Fasilitasi  Kementerian  Perdagangan  pada  kegiatan  penjajakan  bisnis  (business matching) bagi pelaku  usaha  mikro,  kecil,  dan  menengah  (UMKM) berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar  USD 13,86 juta untuk  periode Januari—Maret 2025.

Nilai  transaksi  ini  terdiri  atas pemesanan pembelian (purchase order/PO) senilai USD 3,91 jutadan potensi transaksi USD9,95 juta. Menteri  Perdagangan  Budi  Santoso  mengapresiasi capaian tersebut. Mendag  Busan juga menegaskan produk-produk UMKM dari Indonesia diminati pasar global.

“Pada periode Januari-Maret2025, business matchingyang telah dilaksanakan mencatatkan hasil yang baik dengan nilai transaksi mencapai USD 13,86juta. Nilai ini terdiri atas pemesanan pembelian sebesar USD 3,91 jutadanpotensi  transaksisebesar  USD 9,95juta.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  produk-produk UMKMdari Indonesia diminati pasar global,” kata Mendag Busan.

Sepanjang Januari-Maret  2025,telah  dilaksanakan  219  kegiatan business matching.  Kegiatan  initerdiri atas 145 pertemuan pelaku UMKM dengan para perwakilan perdagangan RI di luar negeri(pitching)dan 74 pertemuan dengan pembeli (buyer) mancanegara. Menurut Direktur  Jenderal  Pengembangan  Ekspor Nasional  Kemendag  Fajarini  Puntodewi, keberhasilan yang dicapai merupakan kontribusi banyak pihak, terutama para pembina UMKM.

“Pembina UMKM telah berperan aktif dalam membimbing serta merekomendasikan pelaku usaha binaan mereka. Kolaborasi yang solid ini menjadi faktor utama dalam meraih hasil yang maksimal,” kata Puntodewi.

Puntodewi  menambahkan,  Kemendag  akan  terusmemperkuat  sinergi  kegiatan  ekspor. Dalam  hal  ini, Kemendag akan memperkuat kerja sama dengan para pembina UMKM, kementerian, dan lembaga untuk mengoptimalkan hasil capaian business matching.Business matching sendiri menjadi upaya memperluas akses pasar pelaku UMKM melalui program Kemendag, yaitu UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.

“Business  matchingakan  terus  berlanjut  pada  triwulan  II  2025  dengan  mempertahankan  intensitas pelaksanaan serta melibatkan lebih banyak UMKM. Kami juga terus berkoordinasi dengan pembina UMKM dalam mengkurasi pelaku UMKM yang sesuai dengan permintaan buyer,”ujar Puntodewi.

Puntodewi  optimistis  potensi  transaksi  yang  dihasilkan  dari business  matchingakan  terus meningkat seiring dukungan penuh dari   para   perwakilan   perdagangan   RI   di   luar   negeriuntuk   promosi   ke mancanegara. Puntodewi memastikan koitmen Kemendag untuk terus mengawal setiap potensi transaksi hingga terkonversi menjadi realisasi transaksi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan perusahaan otomotif...

TransNusa
Ekonomi & Bisnis

TransNusa Bersama Singapore Tourism Board Tawarkan Tarif Penerbangan Spesial dan Promo Fly-Cruise Terbaru

JAKARTA, Bisnistoday - Wisatawan Indonesia akan segera memiliki lebih banyak alasan untuk...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...