JAKARTA, Bisnistoday – Dunia usaha dapat menerima keputusan yang akan diambil pemerintah untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 termasuk jika diambil kebijakan pengetatan atau lockdown.
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan pengusaha telah pasrah apapun kebijakan yang akan diambil pemerintah untuk meredam lonjakan kasus Covid-19.”Jika pemerintah menerapkan PPKM atau PSBB bahkan lockdown, pengusaha pasrah dan akan menerima keputusan tersebut,” kata Sarman dalam keterangan tertulis, Senin (21/6).
Baca juga : 171 Nakes RSHS Bandung Positif Covid-19
Menurut Sarman keselamatan nyawa masyarakat harus menjadi prioritas pemerintah meski keputusan yang akan diambil memang sulit bagi dunia usaha. “Keselamatan nyawa banyak orang menjadi prioritas tertinggi. Sekalipun dampaknya akan memengaruhi kinerja ekonomi kita,” ucap Sarman.
Sarman meminta pemerintah serius untuk menangani Covid-19. “Harapan kami Satgas Covid-19 bersama aparat terkait lainnya agar tetap aktif melakukan sosialisasi, pengawasan dan penindakan berupa pemberian sanksi tegas kepada warga yang melanggar protokol kesehatan,” kata dia.
Baca juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Jam Operasional Mal dan Restoran Dibatasi Hingga Pukul 8 Malam
Di sisi lain, Sarman meminta agar pemerintah bisa mengurangi beban pengusaha melalui program relaksasi atau keringanan pajak. “Karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir,” kata dia.
Data terbaru kasus aktif Covid-19 di Jakarta per tanggal 20 Juni 2021 berada di angka 30.142. Jumlah tersebut melonjak setelah kasus harian di Jakarta konsisten bertambah di atas 4.000 kasus dalam lima hari terakhir. Kini angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 474.029, sedangkan pasien meninggal akibat Covid-19 berada di angka 7.905 kasus.



