JAKARTA, Bisnistoday – Guna mendukung transformasi kesehatan Kementerian Kesehatan, GE HealthCare menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) untuk membangun kemitraan strategis jangka panjang.
Kemitraan ini berfokus pada sejumlah inisiatif utama, di antaranya penyediaan program pelatihan terstandarisasi, penerapan teknologi medis terbaru, serta pengembangan tenaga profesional kesehatan di seluruh jaringan ARSSI yang memiliki lebih dari 1.600 rumah sakit anggota.
“Kemitraan antara GE HealthCare dan ARSSI memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan standar pelayanan dan memperluas akses masyarakat terhadap perawatan yang berkualitas,” ungkap Ketua Tim Kerja Strategi dan Transformasi Rumah Sakit, Dit. TKPK Kemenkes, Dr.Astri Hernansari,MM FISQua, menyatakan,
Menurutnya, pertumbuhan signifikan rumah sakit swasta di Indonesia menunjukkan peran penting mereka dalam sistem kesehatan kita, dan kami menyambut baik kemitraan seperti yang dilakukan GE HealthCare untuk memastikan bahwa rumah sakit ini mampu menyediakan layanan yang berkualitas tinggi dan didukung oleh teknologi canggih.
“Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola dan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Fokus kami pada pilar kelima, yaitu pengembangan teknologi dan kemampuan tenaga kesehatan sejalan dengan upaya sektor swasta dalam mendukung transformasi layanan kesehatan.”
Presiden Direktur PT GE Operations Indonesia (GE HealthCare) , Anthony Lawrence mengutarakan, bahwa kemitraan bersama ARSSI merupakan langkah strategis yang memungkinkan perusahaan untuk menyediakan solusi kesehatan yang terjangkau, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan. Kolaborasi jangka panjang ini meliputi seminar atau diskusi terarah yang fokus pada peningkatan keterampilan, serta pembaruan teknologi medis terbaru untuk memastikan tenaga kesehatan mampu memberikan perawatan terbaik.
“Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat memperkuat kemampuan rumah sakit swasta dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat Indonesia terhadap layanan medis yang berbasis teknologi mutakhir.”
Sementara, Ketua Umum ARSSI, Drg. Iing Ichsan Hanafie mengapresiasi inisiasi kemitraan jangka panjang GE HealthCare dengan ARSSI. Kolaborasi ini sebagai langkah yang penting untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit swasta di Indonesia melalui berbagai program pelatihan yang terstruktur.
“Selain itu, kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan GE HealthCare dalam membangun hubungan dengan institusi pemerintah maupun non-pemerintah serta menjalin kemitraan dengan rumah sakit swasta asing. Kami berharap inisiatif-inisiatif ini akan berkontribusi dalam memperkuat citra rumah sakit swasta Indonesia dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.”
Seiring dengan pesatnya perkembangan rumah sakit swasta, transformasi layanan kesehatan kini menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas perawatan bagi masyarakat luas.Rumah sakit swasta di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan, dari 815 rumah sakit pada 2012 menjadi sekitar 2.000 pada 2021[1] , dan terus bertambah di tahun 2024./






































