www.bisnistoday.co.id
Kamis , 13 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Genjot Padat Karya, Kementerian PU Targetkan Serap 138 Ribu Pekerja
Nasional

Genjot Padat Karya, Kementerian PU Targetkan Serap 138 Ribu Pekerja

Proyek Padat Karya
Proyek Padat Karya./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali melanjutkan Program Padat Karya Tunai (PKT) pada Tahun Anggaran (TA) 2025 dengan total anggaran sebesar Rp2,5 triliun. Program ini ditargetkan menyerap sekitar 138.000 tenaga kerja yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hal tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan serta mengurangi angka kemiskinan ekstrem.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, program padat karya merupakan strategi pembangunan yang tidak hanya menghasilkan output fisik, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja.

“Program ini adalah instrumen yang penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Secara strategis, komponen padat karya dalam penanganan kemiskinan turut mendukung target PU 608, yakni Efisiensi Investasi (ICOR kurang dari 6), Pengentasan Kemiskinan (menuju 0%), dan Pendorong Pertumbuhan Ekonomi (8%/tahun).

Melalui pelibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur PKT, program ini diharapkan dapat membuka akses pekerjaan, pendapatan harian, serta memperbaiki infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan infrastruktur sosial ekonomi wilayah.

Program Penanganan Infrastuktur

Pada tahun 2025, program padat karya akan disalurkan melalui unit teknis di lingkungan Kementerian PU meliputi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 8.000 lokasi. Kegiatan ini berupa rehabilitasi jaringan irigasi tersier untuk mendukung sektor pertanian dan menciptakan lapangan kerja di pedesaan.

Selanjutnya infrastruktur permukiman melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di 299 lokasi, Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) di 463 lokasi, dan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial  Ekonomi Wilayah (PISEW) di 301 lokasi.

Kemudian juga pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di 53 lokasi dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) dengan menjangkau 10 lokasi. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pendekatan multisektor./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kab Agam
Nasional

Pulihkan Konektivitas Agam, Kementerian PU Perbaiki Lokasi Longsor Jalur Malalak

JAKARTA, Bisnistoday – Pasca banjir bandang dan tanah longsor, Kementerian Pekerjaan Umum...

Menteri Nusron
Nasional

Rakor Bersama DPR, Menteri Nusron Beberkan Konflik Agraria

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Menteri PU
Nasional

Kementerian PU Optimalisasi Pemanfaatan Aspal Merah Putih Untuk Jalan Tol

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendorong pemanfaatan Aspal Buton...

Kapal terbakar
Nasional

Kebakaran Kapal Penyeberangan, Kemenhub Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin

JAKARTA, Bisnistoday— Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengonfirmasi terjadinya insiden...