JAKARTA, Bisnistoday-Di usia yang sangat muda, dia telah dilantik menjadi seorang rektor di kampus ternama dan prestisius. Dia adalah Handa S. Abidin SH, LLM, PhD. Dia dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Pria Bidang Pendidikan dalam acara “Rangkayo Minang Awards 2025” di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, 19 Juli lalu.
Handa adalah seorang keturunan Minang yang tumbuh besar dari kasih sayang seorang Ibu dan neneknya. Ibu dan nenek dari Handa berasal dari Silungkang tepatnya di Lakung Atas, Tanah Sirah.
Handa dilantik menjadi Rektor President University, pada 31 Januari 2024, pada usia 38 tahun, dan menjadikannya sebagai salah satu rektor termuda di tanah air, khususnya di kalangan perguruan tinggi dengan akreditasi tertinggi.
Handa lahir di Jakarta pada 1985. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) di George Washington University Law School, Amerika Serikat, dan S3 di University of Edinburgh, United Kingdom.
Handa bergabung di President University sejak 2016 dengan posisi sebagai Wakil Rektor pada usia 31 tahun. Selain menjadi dosen di Program Studi Hukum, Fakultas Humaniora, President University, Handa juga berprofesi sebagai seorang advokat. Bidang keahliannya adalah hukum bisnis dan hukum internasional. Saat ini, Handa juga menjadi anggota Komisi Etik di Asosiasi FinTech Pendanaan Bersama Indonesia.
Kepemimpinan Handa di President University dikenal progresif dan inklusif. Di bawah kepemimpinannya, kampus yang berlokasi di kawasan industri Jababeka ini semakin memperkuat identitasnya sebagai universitas internasional dengan kurikulum berbasis global dan jaringan kerja sama luas dengan industri maupun perguruan tinggi luar negeri.
Kampus President University yang dipimpin Handa saat ini adalah salah satu perguruan tinggi swasta terakreditasi Unggul di Indonesia. Berdasarkan data situs izin belajar di Direktorat Kelembagaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, President University selama 2017-2022 menjadi perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak se-Indonesia untuk tingkat sarjana atau S1.
Mahasiswa asing , menurut Handa, dapat menjadi duta Indonesia di luar negeri. Dalam hal ini mereka bisa membagikan pengalamannya belajar di Indonesia, setelah lulus dan kembali ke negara masing-masing. Mahasiswa asing itu berasal dari 23 negara.
Menurut Handa, untuk menarik minat lebih banyak mahasiswa asing, maka President University harus lebih Go Global. Untuk itu ada beberapa langkah yang dia lakukan. Pertama, President University harus menjalin lebih banyak lagi kerja sama dengan berbagai institusi internasional.
Kedua, harus lebih banyak lagi program studi di President University yang terakreditasi internasional. Ketiga, President University harus masuk dalam peringkat yang diterbitkan oleh berbagai lembaga pemeringkatan internasional. “Upaya untuk mewujudkan hal tersebut saat ini terus kami lakukan.”
Sebagai akademisi, buku monograf Handa berjudul “The Protection of Indigenous Peoples and Reduction of Forest Carbon Emissions: The REDD-Plus Regime and International Law” dimiliki oleh berbagai perpustakaan hukum pada sekolah hukum terbaik dunia, seperti Harvard Law School Library (Harvard), Lillian Goldman Law Library (Yale), dan Robert Crown Law Library (Stanford).
Di industri hukum di Indonesia dan Asia Tenggara, Handa dipercaya menjadi juri (judge) pada ALB SE Asia Law Awards (2018-saat ini) and the ALB Indonesia Law Awards (2015, 2017 saat ini).
Handa juga pernah dipercaya sebagai ketua dan anggota pada Dewan Etik President University (2017-2024). Handa aktif di berbagai media sosial seperti TikTok (handa.satya), LinkedIn (Handa Abidin), dan Instagram (handaabidin). Pengikut TikTok Handa mencapai lebih dari 229.000, membuat Handa sebagai rektor dengan pengikut TikTok terbesar di Indonesia. Handa juga aktif membangun komunitas di TikTok, dengan rutin melakukan live TikTok mulai dari akhir Desember 2024 hingga hari ini.


