Hearts2Hearts (H2H), girl group rookie besutan SM Entertainment, mencatat pencapaian gemilang pada ajang MAMA Awards 2025. Tahun ini, MAMA digelar pada 28–29 November 2025 di Kai Tak Stadium, Kowloon, Hong Kong, venue berkapasitas besar yang menjadi pusat acara penghargaan musik Asia paling berpengaruh bagi peta industri K-Pop.
Grup yang debut pada Februari 2025 ini tampil sebagai salah satu sorotan utama dalam kategori pendatang baru. H2H berbagi kemenangan Best New Artist (Rookie of The Year/ROTY) bersama grup CORTIS, menandakan kuatnya kompetisi antarrookie generasi 2025 yang sama-sama membawa pendekatan musikal modern dan basis penggemar lintas negara.
Selain ROTY, H2H turut mengamankan Fans’ Choice Female Top 10, sebuah penghargaan bergengsi berbasis voting global yang setara dengan kategori Bonsang. Kemenangan pada kategori ini menunjukkan interaksi digital yang solid antara grup dan penggemar, baik melalui platform sosial, distribusi konten, maupun dukungan komunitas internasional sepanjang tahun berjalan.
Trofi ketiga yang diraih H2H adalah Olive Young K-Beauty Artist, kategori tematik yang mengapresiasi dampak artis di ranah industri K-Beauty. Penghargaan ini diberikan kepada artis yang berhasil meningkatkan engagement terhadap lini kecantikan dan gaya hidup, khususnya yang terdistribusi melalui jaringan ritel kesehatan dan kecantikan Olive Young di Asia.
Pada sesi dokumentasi pemenang, Carmen (Nyoman Ayu Carmenita) terlihat menggenggam piala trofi MAMA sebagai representasi kemenangan tim. Keberadaannya memiliki relevansi besar bagi publik Asia Tenggara, terutama Indonesia, sebagai negara asal yang semakin menguat di ekosistem budaya pop global.
Momen di hari kedua (29 November 2025) menjadi salah satu penanda penting representasi identitas regional. Di sesi penerimaan penghargaan, Carmen menyampaikan pidato singkat dalam bahasa Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada penggemar di Tanah Air atas dukungan sejak masa pradebut hingga perjalanan mereka di tahun perdana.
Penggunaan bahasa Indonesia dalam podium resmi penghargaan internasional jarang terjadi di ajang K-Pop besar sekelas MAMA. Langkah Carmen bertutur dalam bahasa ibunya memperlihatkan bagaimana idol lintas negara dapat mempertahankan akar kultural tanpa menggeser kredibilitas industri mereka.
Keberhasilan Hearts2Hearts meraih tiga trofi sekaligus juga menjadi indikator bahwa grup tidak hanya menonjol dalam penilaian juri dan kurasi industri, tetapi juga berhasil mendapatkan validasi pasar dan audiens global secara bersamaan merupakan sebuah pencapaian yang sulit diraih oleh banyak rookie di tahun debut mereka.
Dukungan fanbase yang besar, strategi pelatihan SM yang bertumpu pada vokal, rap, dan koreografi presisi, serta relevansi regional Carmen, membantu H2H membangun positioning sebagai rookie yang terarah, terukur, dan berpengaruh dalam kalender industri 2025.
Langkah berikut bagi H2H adalah menjaga kontinuitas positioning dengan karya lanjutan yang konsisten. Jika laju tahun pertama menjadi indikator, Hearts2Hearts tidak hanya memenangkan trofi, tetapi juga kepercayaan industri dan audiens global dalam satu siklus debut.(E2-Reza)


