www.bisnistoday.co.id
Tuesday , 23 June 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Terkerek Sentimen The Fed
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Terkerek Sentimen The Fed

IHSG MENGUAT didukung sentimen The Fed.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sentimen positif setelah Federal Reserve (The Fed) menahan tingkat suku bunga acuannya, membuat para pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengoleksi sejumlah saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Perdagangan Kamis (15/6), ditutup menguat.

IHSG ditutup menguat 14,07 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.713,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,46 poin atau 0,26 persen ke posisi 952,26.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.337.854 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,03 miliar lembar saham senilai Rp8,58 triliun. Sebanyak 241 saham naik, 281 saham menurun, dan 217 tidak bergerak nilainya.

“Pergerakan IHSG dipengaruhi optimisme dari global setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) menahan suku bunga acuan, karena inflasi yang sudah melandai,” ujar Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei saat dihubungi oleh Antara di Jakarta.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed pada Kamis (15/6) dini hari waktu Indonesia, memutuskan mempertahankan kisaran target suku bunga acuan di level 5- 5,25 persen, setelah 10 kenaikan beruntun sejak Maret 2022.

Namun demikian, The Fed juga mengisyaratkan untuk menaikkan Fed Fund Rate (FFR) dua kali lagi ke depan, berkaca dari median proyeksi The Fed yang memperkirakan suku bunga ada di kisaran 5,5- 5,75 persen pada 2023 dari 5- 5,25 persen sebelumnya.

Saham Sektor Energi

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat di mana sektor energi paling tinggi yaitu 0,75 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor infrastruktur yang naik masing-masing sebesar 0,62 persen dan 0,61 persen.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 1,72 persen, diikuti sektor properti dan sektor industri yang turun minus 0,65 persen dan 0,32 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PTMP, BNBA, NZIA, DRMA dan SMMT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SAGE, LAJU, HOMI, ELIT dan NETV./Ant/

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...