JAKARTA, Bisnistoday – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meresmikan Yellow Racquet Club, sarana olahraga lapangan padel dan pickleball di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta. Peresmian ini menjadi simbol pendekatan baru Partai Golkar dalam membangun interaksi dengan generasi muda.
Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar kini tak lagi cukup hanya mengandalkan pola konsolidasi konvensional lewat rapat atau pidato politik. Menurutnya, perubahan demografi nasional menuntut partai untuk lebih kreatif menjangkau segmen muda.
“Sekarang kan usia 17–50 tahun itu pada 2029 nanti mencapai 73 persen. Maka pendekatan yang kita harus lakukan adalah pendekatan di luar kelaziman,” ujarnya usai meresmikan Yellow Racquet Club di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Minggu (9/11).
Ia menilai pembangunan Yellow Racquet Club sebagai bentuk improvisasi dan kecerdasan strategi politik dalam menghadirkan ruang interaksi yang positif antara anak muda dan partai politik.
“Menurut saya, lapangan ini adalah bagian dari ide cerdas dalam mendekatkan anak-anak muda dengan Partai Golkar. Ini bukan hanya fasilitas olahraga, tapi simbol keterbukaan dan pembaruan,” lanjutnya.
Menariknya, Bahlil Lahadalia yang menjabat sebagai Menteri ESDM ini juga mengapresiasi aspek keberlanjutan dari proyek lapangan padel yang menggunakan energi baru terbarukan.
“Saya juga berterima kasih karena listriknya sudah pakai energi baru terbarukan, solar panel. Ini sejalan dengan semangat Partai Golkar yang ramah lingkungan,” katanya.
Bahlil bahkan mendorong agar fasilitas olahraga ini dapat diakses publik dengan semangat inklusif. “Kalau dibuka untuk umum nggak apa-apa, diskon saja nggak apa-apa. Semoga tempat ini bisa bermanfaat untuk kita semua,” tuturnya.
Dengan berdirinya Yellow Racquet Club, Partai Golkar menunjukkan keseriusannya dalam beradaptasi terhadap dinamika yang ada, khususnya dalam membangun kedekatan emosional dan sosial dengan kelompok muda.
“Melalui kombinasi antara olahraga, komunitas, dan inovasi energi hijau, Partai Golkar menegaskan diri sebagai partai yang tidak hanya berpikir strategis di bidang politik, tetapi juga berkomitmen pada nilai-nilai kemajuan dan keberlanjutan,” pungkas Bahlil./




