www.bisnistoday.co.id
Jumat , 1 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Bersikap Hati-hati, IHSG Kembali Terkoreksi
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Bersikap Hati-hati, IHSG Kembali Terkoreksi

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (02/08) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (16/11) ditutup melemah 21,12 poin ke posisi 7.014,38. Sementara indeks LQ45 turun 3,4 poin ke posisi 1.000,96. Pelemahan dipicu oleh kehati-hatian investor menjelang keputusan Bank Indonesia pada Kamis (17/11).

Analis Indo Premier Sekurindo, Mino mengatakan, ada beberapa sentimen yang mempengaruhi IHSG hari ini, antara lain sikap hati-hati investor menjelang keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait BI rate yang menurut konsensus akan naik 50 basis poin (bps).

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada pertengahan Oktober 2022 lalu memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dari 4,25 persen menjadi 4,75 persen, setelah pada bulan sebelumnya turut meningkatkan bunga acuan dengan besaran yang sama.

Selain bunga acuan, bank sentral juga menaikkan suku bunga deposit facility dan lending facility masing-masing sebesar 50 bps menjadi 4 persen dan 5,5 persen.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih belum mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 1,85 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor properti & real estat masing-masing minus 1,28 persen dan minus 1,03 persen.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer masing-masing sebesar 1,28 persen dan 0,12 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SPDC, TRIS, BELL, MPPA, dan MARI.. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KIOS, FIRE, FILM, ZATA, dan VICO.

Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu GOTO, AMRT, ARTO, ADRO, dan CPIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BBCA, BMRI, BBRI, ANTM, dan SMGR.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.325.402 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,24 miliar lembar saham senilai Rp13,31 triliun. Sebanyak 194 saham naik, 338 saham menurun, dan 177 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 38,13 atau 0,14 persen ke 28.028,3 indeks Hang Seng turun 86,64 atau 0,47 persen ke 18.256,48, indeks Shanghai melemah 14,1 poin atau 0,45 persen ke 3.119,98, dan indeks Straits Times terkoreksi 2,72 poin atau 0,08 persen ke 3.272,56./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...