www.bisnistoday.co.id
Minggu , 5 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Tunggu Kebijakan Moneter The Fed, IHSG Ditutup Melemah
Bursa

Investor Tunggu Kebijakan Moneter The Fed, IHSG Ditutup Melemah

IHSG kembali ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdaganga awal pekan, Senin (18/9) ditutup melemah 46,71 poin ke posisi 6.936,08. Sementara indeks LQ45 turun 5,35 poin ke posisi 955,84.

Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei menyebutkan, pergerakan IHSG dan bursa Asia saat ini masih dipengaruhi oleh kekhawatiran pelaku pasar, karena investor menantikan kebijakan moneter The Fed pada Kamis dini hari nanti yang akan menjadi acuan.

Dari mancanegara, pada pekan ini fokus para pelaku pasar fokus tertuju terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed terkait suku bunga acuannya pada Rabu (20/09) waktu AS.

Dengan resesi ringan dan inflasi inti yang semakin melandai, suku bunga The Fed berpotensi akan ditahan.

Mengacu pada data, tingkat inflasi tahunan AS meningkat selama dua bulan berturut-turut menjadi 3,7 persen pada Agustus 2023, dari sebelumnya di level 3,2 persen pada Juli 2023, atau di atas perkiraan pasar sebesar 3,6 persen.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor meningkat yaitu sektor energi sebesar 0,11 persen.

Sedangkan, sepuluh sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang turun minus 2,32 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku yang turun minus 2,05 persen dan minus 1,73 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TGUK, SULI, LEAD, RUIS dan SEMA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni GRIA, TPMA, MPXL, AMMN dan IATA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.328.038 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,06 miliar lembar saham senilai Rp10,98 triliun. Sebanyak 184 saham naik, 350 saham menurun dan 217 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Hang Seng melemah 252,34 poin atau 1,39 persen ke 17.930,55, indeks Shanghai menguat 8,19 poin atau 0,26 persen ke 3.125,93, dan indeks Strait Times melemah 17,30 poin atau 0,53 persen ke 3.263,39. Sementara itu, indeks Nikkei (Jepang) libur memperingati hari libur nasional negara tersebut./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...