www.bisnistoday.co.id
Kamis , 11 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Jaringan Irigasi Untuk Food Estate Dadahup Kalteng Sudah Rampung
Ekonomi & Bisnis

Jaringan Irigasi Untuk Food Estate Dadahup Kalteng Sudah Rampung

Food Estate Kalteng
WAMEN PU, Diana Kusumastuti./
Social Media

KAPUAS, Bisnistoday – Wakil Menteri Pekerjaan Umun (PU) Diana Kusumastuti meninjau Daerah Irigasi Rawa (DIR) Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (11/11). Jaringan irigasi ini merupakan infrastruktur air pendukung Kawasan Food Estate Dadahup dalam rangka mewujudkan swasembada pangan sesuai visi Asta Cita.

Wamen Diana mengatakan saat ini seluruh jaringan irigasi di DIR Dadahup sudah siap baik jaringan primer, sekunder maupun tersier. Terdapat 21.226 Ha lahan yang bisa dimanfaatkan dan sudah mulai dilakukan cetak sawah untuk penanamannya.

“Karena ini adalah daerah rawa sehingga kita harus mengeluarkan air pada petak sawah dulu, baru bisa dilakukan tebar benih dan penanaman. Kita sudah mengidentifikasi lahan mana saja yang bisa dilakukan percepatan cetak sawah dan penanaman,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana juga menegaskan bahwa food estate ini adalah kolaborasi antara Kementerian PU dan Kementerian Pertanian sehingga dalam pengerjaannya harus dilakukan secara sinergis, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. “Jadi kita harus terus bersama-sama, kita harus berjalan beriringan untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia,” katanya.

Baca Juga : Proyek Food Estate Berjalan Baik dan Sesuai Target

Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan Kementerian Pertanian Atekan menjelaskan dari 21.226 Ha lahan yang tersedia saat ini, sekitar 16.000 Ha sedang diupayakan agar bisa segera digunakan untuk lahan sawah.

“Harapannya sawah yang sudah kita buka bisa dioptimalkan pengelolaannya khususnya oleh masyarakat setempat dalam rangka mempertahankan atau meningkatkan produksi beras untuk ketahanan pangan nasional,” kata Atekan.

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II juga telah melakukan uji coba sistem tata air DIR Dadahup dengan melakukan pola operasional sistem mulai dari saluran primer utama (SPU), saluran sekunder, saluran tersier sampai ke saluran kuarter baik untuk supply maupun drain secara gravitasi dengan bantuan operasional pompa.

“Untuk membuktikan sistem tersebut sudah dapat melayani kebutuhan air di lahan maka dilakukan uji coba penanaman pada lahan seluas 26 Ha. Dari uji coba tersebut berhasil menghasilkan panen padi sebanyak 4,23 ton,” ujar Kepala BWS Kalimantan II Ferry Syahrizal.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...

Tristar Transindo
Ekonomi & Bisnis

Tren Akomodasi Baru, PT Tristar Transindo Siapkan One Stop Logistics

JAKARTA, Bisnistoday - PT Tristar Transindo terus memperkuat perannya sebagai perusahaan trucking...

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Dolar AS tetap Perkasa di Tengah Meningkatnya Konflik Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday - Dolar AS tetap stabil terhadap mata uang utama lainnya...

HM Jusuf Kalla
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Jusuf Kalla : Kurangi Pengeluaran Tidak Produktif atau Dihapus Saja!

JAKARTA, Bisnistoday – Pengaruh terhadap ekonomi domestik setidaknya, dua hal terpenting yakni...