www.bisnistoday.co.id
Minggu , 19 April 2026
Home EKONOMI Sektor Riil KAI Catat Lonjakan Penumpang 17% Saat ‘Long Weekend’
Sektor Riil

KAI Catat Lonjakan Penumpang 17% Saat ‘Long Weekend’

Penumpang Kereta
CALON Penumpang Kereta Jarak Jauh berangkat di Stasiun Senin./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Guna melayani penumpang pada periode long weekend libur Nyepi bersamaan dengan awal bulan Ramadan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan total sebanyak 1.094 Kereta Api Jarak Jauh atau rata-rata 219 perjalanan KA Jarak Jauh pada periode Jumat (8/3) sampai Selasa (12/3). Terdapat penambahan 16 perjalanan KA Jarak Jauh yang beroperasi dibanding dengan pekan sebelumnya yaitu Jumat (1/3) sampai Selasa (5/3) sebanyak 1.078 KA Jarak Jauh.

KA-KA Jarak Jauh yang ditambah perjalanannya yaitu yaitu 4 perjalanan KA Manahan (Gambir – Solo Balapan pp), 4 perjalanan KA Argo Parahyangan (Gambir – Bandung pp), 4 perjalanan KA Kaligung (Tegal – Semarang Poncol pp), dan 2 perjalanan KA Argo Cheribon (Gambir – Cirebon pp), dan 2 perjalanan KA Sancaka (Yogyakarta – Surabaya Gubeng pp).

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, penambahan frekuensi perjalanan kereta api tersebut ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan volume pelanggan pada libur panjang akhir pekan di awal bulan Maret 2024. Libur panjang ini juga spesial bagi umat muslim yang ingin berkumpul dengan keluarga pada awal Ramadan.

“Peningkatan jumlah perjalanan KA ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti long weekend ini,” kata Joni.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (9/3) sore, total tiket KA yang terjual pada Jumat (8/3) sampai Sabtu (9/3) yaitu sebanyak 353.214 tiket atau rata-rata 176.607 tiket per hari. Jumlah tiket yang terjual tersebut meningkat 17% dibandingkan dengan pekan sebelumnya, dimana pada Jumat (1/3) sampai Sabtu (2/3) jumlah tiket yang terjual sebanyak 301.237 tiket.

Adapun update jumlah tiket yang terjual untuk periode Jumat (8/3) s.d Selasa (12/3) adalah sebanyak 599.344 tiket atau 85% dari total tiket yang disediakan sebanyak 709.855 tiket.

“Calon pelanggan yang ingin menggunakan kereta api pada long weekend ini namun belum memiliki tiket, dapat segera untuk membelinya baik melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, ataupun chanel lainnya yang bekerja sama dengan KAI,” kata Joni.

Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

Joni menambahkan, sejauh ini rute favorit masyarakat pada periode long weekend tersebut adalah Jakarta – Surabaya pp, Jakarta – Solo pp, Yogyakarta – Banyuwangi pp, Bandung – Blitar pp, Surabaya – Banyuwangi pp, dan relasi lainnya.

“Dalam menyediakan transportasi kereta api khususnya di masa long weekend, KAI memastikan akan menghantarkan masyarakat dengan aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Sehingga momen liburan bersama keluarga atau kawan dapat dinikmati pelanggan dengan nyaman dan menyenangkan,” tutur Joni./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Budi Santoso
Sektor Riil

Mendag Busan Awasi Ketat Tata Niaga Gula dan Impor Etanol

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah segera memperketat aturan tata niaga gula nasional yang...

Gedung Kemendag
Sektor Riil

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pangkas Hambatan dan Perizinan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah melakukan penyederhanaan proses ekspor melalui revisi dua Permendag...

EKONOMIKorporasiSektor Riil

PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

JAKARTA — Bisnistoday: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mempercepat langkah hilirisasi...

Pasar Terapun
HEADLINE NEWSSektor Riil

Kemendag Jamin Stok dan Harga Bapok Stabil Jelang Lebaran 2026

JAKARTA, Bisnitoday – Pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok)...