KERTAJATI, Bisnistoday – ASTRA Toll Cipali mengupayakan arus lalulintas mudik lebaran 2023 lancar dan aman. Apabila terjadi kepadatan lalulintas di ruas Tol Cikampek-Palimanan tidak ragu untuk keluar tol Cipali melalui jalan arteri.
“Kami menghimbau apabila memang terjadi kemacetan, jangan takut keluar tol, karena tarifnya tidak lebih mahal, karena dihitung per kilometer, rata-rata sama,” ungkap Presdir ASTRA Toll Cipali, Firdaus Aziz di Kertajati, Jawa Barat, Jumat (14/4).
Ia mengutarakan, pemudik juga harus menyiapkan kendaraan secara prima, demikian juga isi full bensin, serta isi e-toll dengan cukup.”Kesiapan prima kendaraan penting,” tuturnya.
Firdaus mengutarakan, kapasitas Tol Cipali sangat mencukupi kalau kondisi normal dengan rata-rata V/C Ratio 0,3-0,4, sedangkan untuk menambah lajur ukurannya V/C ratio 0,8 harus ditambah lajur. “Untuk investasi ini serta Rest Area, lainnya sudah mencapai Rp800 miliar, dan bisa jauh lebih besar jika total satu ruas 116 km,” tuturnya.
Secara normal, lanjut Firdaus, lalulintas kendaraan normal sekitar 2.000-2.500 kendaraan per jam. Sedangkan saat arus mudik lebaran berada diatas 5.000 kendaraan per jam. “Jadi kapasitas yang disiapkan pasti akan tidak mencukupi. Karena bisa dilakukan contra flow, atau one way untuk perlancar arus.”
Firdaus Azis menambahkan, tidak melulu persoalan kapasitas, manajemen tol Cipali juga mempersiapkan personel, sistem perambuan, petugas, ambulan dan lainnya. Demikian juga menggunakan aplikasi melalui info toll untuk informasi pengguna jalan tol.
“Untuk pekerjaan lapangan pada besok hari, sudah dihentikan sementara dan fokus melayani arus mudik. Diharapkan hasil evaluasi arus lebaran tahun ini berhasil dengan baik. Kita tentu berusaha lebih baik,” tuturnya./



