www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Keluarga SIGAP Buktikan Perubahan Perilaku Terintegrasi Lewat Layanan Primer
Sport & Health

Keluarga SIGAP Buktikan Perubahan Perilaku Terintegrasi Lewat Layanan Primer

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Program Keluarga SIGAP ( Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan) membuktikan bahwa perubahan perilaku kesehatan keluarga dapat dicapai secara terintegrasi melalui penguatan layanan kesehatan primer. Setelah sukses pada fase pilot, program ini diperluas (scale-up) di Brebes, Jawa Tengah; Sukabumi, Jawa Barat; dan Banjar, Kalimantan Selatan.

Keluarga SIGAP merupakan inisiatif kolaboratif antara Gavi, the Vaccine Alliance, Unilever Lifebuoy, dan The Power of Nutrition yang mendukung upaya pemerintah dalam melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah. Program ini berfokus pada tiga perilaku kunci yang saling berkaitan, yakni imunisasi, cuci tangan pakai sabun (CTPS), serta pemenuhan gizi sesuai usia bagi anak di bawah dua tahun (Baduta).

Alih-alih membangun sistem baru, Keluarga SIGAP memperkuat platform yang telah akrab dengan keluarga, seperti layanan Posyandu, kunjungan rumah, PAUD, hingga kanal digital. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mendekatkan pesan kesehatan agar lebih mudah dipahami, dipercaya, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan, dr. Niken Wastu Palupi, menegaskan program ini sejalan dengan prioritas nasional pada penguatan layanan primer. Menurutnya, Keluarga SIGAP tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi mendorong perubahan perilaku nyata di tingkat keluarga.

“Melalui Keluarga SIGAP, masyarakat tidak sekadar tahu soal kesehatan, tapi benar-benar mengubah perilaku mereka sehari-hari. Jika kita berhasil memperkuat layanan primer, kita sedang menyiapkan pondasi bagi Indonesia Emas 2045,” ujarnya dalam acara diseminasi pembelajaran program SIGAP, Jakarta, Kamis, (15/1/2026).

Pada aspek imunisasi, Keluarga SIGAP mencatat peningkatan signifikan. Rata-rata cakupan imunisasi dasar anak di wilayah scale-up naik sekitar 15 persen, dengan Banjar mencatat lonjakan tertinggi dari 37 persen menjadi 59 persen. Artinya, hampir enam dari sepuluh anak kini terlindungi, dibandingkan kurang dari empat anak sebelumnya.

Kepercayaan terhadap vaksin juga meningkat, tercermin dari hampir dua kali lipatnya cakupan dosis akhir pneumonia di Brebes serta booster polio di Banjar yang mencapai sekitar 80 persen. Integrasi pesan imunisasi dengan praktik pengasuhan sehari-hari dinilai menjadi kunci keberhasilan.

Managing Director of Innovative Partnerships Gavi, the Vaccine Alliance, Augustin Flory, menyebut Keluarga SIGAP memperlihatkan bagaimana agenda imunisasi nasional dapat diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Integrasi imunisasi dengan gizi dan kebersihan membantu membangun kepercayaan keluarga terhadap vaksin.

Pada aspek CTPS, perubahan perilaku diperkuat dengan tersedianya sarana yang memadai. Hampir tujuh persen lebih banyak rumah tangga kini memiliki fasilitas cuci tangan dengan sabun, sehingga memudahkan praktik kebiasaan tersebut dalam rutinitas harian.

Kepatuhan CTPS pada enam momen penting meningkat 6,4 persen, termasuk sebelum memberi makan anak dan setelah membersihkan anak. Menariknya, keterlibatan ayah dalam praktik CTPS juga meningkat hingga 13 persen, menandakan pengasuhan yang semakin kolaboratif.

Global Brand Director Lifebuoy, Parnil Sarin, mengatakan SIGAP menunjukkan bahwa perilaku perlindungan utama dapat menjadi kebiasaan ketika keluarga mampu melihat dan mempraktikkannya langsung. Dukungan media dan platform digital dinilai membantu mempertahankan perubahan perilaku dalam skala luas.

Sementara di bidang nutrisi, praktik pemberian makan anak juga menunjukkan perbaikan. Inisiasi menyusu dini meningkat 4,4 persen, sedangkan anak yang mencapai Keanekaragaman Pangan Minimum naik 6,8 persen, mencerminkan kualitas pola makan yang lebih baik.

Sebanyak 96 persen orang tua pengguna menyatakan alat bantu pelacak gizi SIGAP membantu mereka memahami pola makan harian anak dan mengarahkan pilihan makanan yang lebih sehat. Peran ayah dan ibu pun semakin seimbang dalam pemenuhan gizi anak.

CEO The Power of Nutrition, Chris Skeet, menilai SIGAP menunjukkan kekuatan kemitraan dalam mendukung gizi keluarga di tingkat rumah tangga. Kombinasi alat praktis, pembelajaran orang tua, dan dukungan tenaga kesehatan dinilai mampu membangun ketahanan jangka panjang.

Selain interaksi langsung di komunitas, Keluarga SIGAP juga memanfaatkan media dan platform digital. Sepanjang Mei hingga November 2025, iklan layanan masyarakat SIGAP menjangkau lebih dari 4,7 juta orang melalui televisi, sementara kampanye digital menghasilkan lebih dari 1,14 miliar impresi di berbagai platform media sosial.

Dengan dukungan komunitas, pelatihan interaktif, serta penguatan media dan digital, Keluarga SIGAP dirancang berkelanjutan dan dapat diperluas. Pembelajaran dari fase scale-up ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan program selanjutnya demi masa depan anak Indonesia yang lebih sehat. (E2- Khaylila Safitri)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Rizki Eka, Eksel Runtukahu, dan Brian Fatari timnas Indonesia
LIFESTYLESport & Health

Rizky Eka dan 2 Wajah Baru Pilihan John Herdman Masuk Timnas Indonesia

JAKARTA, BisnisToday - Pelatih John Herdman memanggil 23 pemain lokal mengikuti pemusatan...

Sport & Health

Melalui “Comfort, Made Together,” Laurier Beri Dukungan Wanita Saat Menstruasi

JAKARTA, Bisnistoday - Bertepatan dengan momentum Hari Kartini, Laurier meluncurkan kampanye “Comfort,...

CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady di Jakarta, Sabtu (25/4)
Sport & Health

Siloam Cardiac Summit 2026 : Perkuat Praktik Klinis Kardiovaskular

JAKARTA, Bisnistoday - Penyakit jantung hingga kini masih menjadi penyebab kematian nomor...

Wings
Sport & Health

Program Baru WINGS-UNICEF Targetkan Peningkatan Edukasi Menstruasi Remaja Putri

JAKARTA, Bisnistoday — WINGS Group bersama UNICEF melalui program WINGS for UNICEF...