www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikdasmen Dorong Penguatan Literasi dan Sastra di Jawa Tengah
Humaniora

Kemendikdasmen Dorong Penguatan Literasi dan Sastra di Jawa Tengah

Wamendikdasmen
WAMENDIKDASMEN, Fajar Riza Ul Haq./
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), menggelar rangkaian kegiatan strategis dalam rangka penguatan literasi dan sastra,  serta revitalisasi bahasa daerah di Jawa Tengah.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, hadir dan menyapa langsung para pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan komunitas literasi dan sastra. Para tunas muda sangat antusias serta bahagia mendapatkan kejutan kehadiran Wamen Fajar.

Dalam sambutannya, Fajar menekankan pentingnya pemanfaatan media digital dalam pelestarian bahasa daerah. Bahasa daerah menghadapi tantangan serius di era digital, karena anak-anak lebih akrab dengan bahasa gaul. Bahasa daerah juga sudah tidak lagi banyak digunakan di lingkungan keluarga, karena orang tua berasal dari suku yang berbeda, sehingga menggunakan bahasa Indonesia.

“Hal ini juga menjadi peluang, dengan cara manfaatkan media sosial, kemas dalam bentuk menarik. Bicarakan isu anak muda dalam bahasa daerah. Itu bisa menjadi gerakan viral yang menyenangkan,” ujar Wamen Fajar di Semarang, Minggu (11/5).

Wamen Fajar juga menyoroti perlunya penggunaan bahasa daerah sebagai pengantar pembelajaran pada kelas awal. Berdasarkan hasil penelitian dan kajian, pembelajaran menggunakan bahasa daerah di kelas dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi lebih baik. “Penggunaan bahasa daerah yang efektif dalam pembelajaran telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam pencapaian peserta didik secara keseluruhan,” tegas Wamen Fajar.

Terus Bertumbuh

Wamen Fajar juga berharap para tunas muda tidak sekadar sebagai tunas, namun bisa tumbuh subur laksana pohon yang akan berbuah dan bermanfaat bagi masyarakat sebagai agen pelestari bahasa daerah ke generasi selanjutnya. “Kita semua punya peran. Pemerintah, sekolah, keluarga, dan komunitas harus bersinergi,” ujarnya.

Acara ini juga menjadi panggung penghargaan bagi 28 pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Mereka tampil sangat memukau, sekaligus didokumentasikan untuk kampanye nasional jelang dilaksanakannya Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional (FTBIN) yang akan dilaksanakan di Jakarta pada akhir Mei 2024.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lawang Sewu
Humaniora

Mengenal Warisan Perkeretaapian Melalui Petilasan Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Melalui Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, KAI...

Tes TKA
Humaniora

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan...

Mendikdasmen
Humaniora

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan...

Wamendikdasmen
Humaniora

Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Fajar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini melalui keterlibatan keluarga,...