www.bisnistoday.co.id
Saturday , 28 January 2023
Home GLOBAL KTT G 20 Bali, Presiden Datangi Kawasan Konservasi  Mangrove Tahura
GLOBALKawasan GlobalLingkungan

KTT G 20 Bali, Presiden Datangi Kawasan Konservasi  Mangrove Tahura

PERSIAPAN KTT G 20 : Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kesiapan infrastruktur pendukung Presidensi Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, kemarin.
Social Media

BALI, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kesiapan infrastruktur pendukung Presidensi Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Kali ini, Jokowi meninjau kawasan Rehabilitasi dan Konservasi Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai, di Denpasar Bali, Selasa (8/11). Penataan Mangrove Tahura telah selesai 100% dan siap menjadi venue showcase konservasi mangrove untuk tamu-tamu negara KTT G20.

Turut hadir dalam kunjungan Presiden, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Bali I Wayan Koster serta Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. 

Presiden Jokowi mengatakan secara keseluruhan persiapan infrastruktur pendukung KTT G20 di Bali sudah siap. Khusus kawasan konservasi Mangrove Tahura juga sudah tertata dengan baik sebagai komitmen Indonesia dalam menangani dampak perubahan iklim. 

“Sekarang sudah H-7, saya sudah cek dari pagi sampai titik-titik yang paling kecil. Saya ingin mengatakan kita sudah siap menerima tamu-tamu G20,” kata Presiden Jokowi. 

Dukungan infrastruktur meliputi pembangunan gerbang masuk, monumen G20, area plaza, beji, wantilan, jalur tracking mangrove, area persemaian, sistem pengairan pembibitan, area penerima (lobby, ticketing, kantor penerima), viewing deck ke arah Teluk Benoa, dan menara pandang. 

Pengerjaan Sudah Tuntas

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti menyampaikan penataan kawasan konservasi Mangrove sudah selesai 100%. Dari hasil tinjauan, Presiden meminta  tambahan-tambahan pekerjaan kecil untuk penyempurnaan konstruksi, seperti penambahan anak tangga dari kayu di lokasi pembibitan untuk mempermudah para tamu negara. 

Pekerjaan lain yang juga telah selesai adalah rehabilitasi Waduk Muara (Estuary Dam) dengan luas sekitar 35 hektare. Rehabilitasi Waduk Muara Nusa Dua mulai dikerjakan sejak Februari 2022 dengan biaya APBN.

Paket pekerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor PT Brantas Abipraya meliputi pembangunan saluran pengarah baru, perbaikan dan penggantian bendung karet, pembangunan jembatan, modifikasi bar screen, atap stop log, mechanical and electrical pintu radial, hydraulic rotary screen, gedung pameran dan ruang rapat. 

Selain dalam rangka persiapan KTT G20 di Bali, rehabilitasi waduk juga dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi utama sebagai sumber penyedia air baku, khususnya di kawasan pariwisata utama di Bali, seperti Kuta, Benoa, Nusa Dua dan sekitar Bandara I Ngurah Rai. 

Rehabilitasi Waduk Muara diharapkan dapat meningkatkan suplai air baku untuk PDAM Kabupaten Badung sebesar 500 liter/detik atau meningkat 200 liter/detik dari pasokan sebelumnya 300 liter/detik untuk mendukung kawasan pariwisata di Kuta, Benoa, hingga Nusa Dua./

Archives

Bisnistoday - Inspire Your Business

Pertamina is The Energy

Semangat Bangkit

PT Waskita Karya Tbk

Terserah Kamu

Sorotan Bisnistoday

Bisnistoday - Inspire Your Business

Jasa Marga Raih Emiten Terbaik Dalam Ajang Bisnis Indonesia Award 2022

Related Articles

LingkunganNASIONAL & POLITIK

Tambak Ilegal Marajai Wilayah Karimun Jawa

KARIMUN JAWA, Bisnistoday- Pemerintah Provinsi dan Pusat selayaknya turun tangan untuk menyelesaikan...

LingkunganNASIONAL & POLITIK

Pelepasliaran Anakan Hiu di Raja Ampat

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama para pemangku kepentingan di...

Lingkungan

KKP Kuburkan Paus yang Terdampar Mati di Bali

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir...

LingkunganNASIONAL & POLITIK

Indonesia Rentan Terdampak Perubahan Iklim

JAKARTA, Bisnistoday- Indonesia termasuk negara yang rentah terdampak perubahan iklim. Hal ini...