www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Januari 2026
Home HEADLINE NEWS Macet di Seputaran Pelabuhan Tanjung Priok, Namarin Desak Menhub Dudy Dievaluasi 
HEADLINE NEWS

Macet di Seputaran Pelabuhan Tanjung Priok, Namarin Desak Menhub Dudy Dievaluasi 

Kemancetan seputaran Tanjung Priok./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kemarin, ruas-ruas jalan seputaran pelabuhan Tanjung Priok dilanda macet tak bertepi. Situasi ini terjadi akibat tidak mengalirnya arus truk pengangkut peti kemas di dalam area pelabuhan.

Menurut penguasa pelabuhan tersibuk di Indonesia itu -terdiri dari Pelindo dan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan/KSOP- kemacetan terjadi akibat peningkatan arus peti kemas yang akan melakukan receiving-delivering kontainer di Terminal NPCT-1.

Direktur National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi, menilai besar kemungkinannya kemacetan disebabkan oleh pelarangan operasi truk dalam masa lebaran 2025.

“Pengambil keputusan dan kebijakan salah hitung atau tidak mempertimbangkan dampaknya (pembatasan truk) tadi,” ungkap Siswanto, Jumat hari ini, Jumat, 18/4.

Lebih jauh diuraikannya, dalam masa sekitar lebaran, banyak kapal yang omit atau menunda sandar. Setelah masa lebaran usai banyak kapal dengan muatan penuh memaksa sandar sehingga banyak terminal kewalahan, tidak hanya di NPCT-1.

Pelindo menguraikan bahwa sesungguhnya pelayanan sisi laut ke dermaga berjalan baik: berth planning berjalan baik, pelayanan pandu/tunda berjalan baik, dan dermaga bisa optimal disandari kapal.

Pelayanan terminal juga berjalan baik: peralatan B/M dalam kondisi siap, performansi B/M di terminal juga cukup baik, tidak ada kendala di gate system.

Yang menjadi masalah adalah pelayanan keluar dari pelabuhan menjadi terkendala karena depo-depo di luar pelabuhan tidak siap, lonjakan arus kendaraan keluar masuk pelabuhan tidak diantisipasi dengan baik.

“Dan, itu merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan untuk memikirkannya sebelum mengambil keputusan pembatasan truk. Sayangnya tidak dilakukan.”

Itu kesalahan besar dan Menhub Dudy Purwagandhy selayaknya dievaluasi atau kalau perlu diganti. Keteledorannya amat mahal bagi perekonomian nasional yang tengah tertatih, pungkas Siswanto./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

HEADLINE NEWS

Dody Hanggodo Ungkap Strategi Besar Cegah Bencana Berulang di Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan rencana induk build back...

Material Tembaga
HEADLINE NEWS

HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Kembali Menguat, Sinyal Kuatnya Permintaan Global

JAKARTA, Bisnistoday – Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas tambang strategis kembali menunjukkan tren...

Sarana Pendidikan
HEADLINE NEWS

Bencana Banjir Sumatera dan Aceh : Satgas PKH Bidik Perusahaan Sawit dan Tambang, Potensi Denda Rp8 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bersiap mengambil...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Gejolak Global Kian Memanas, Tekanan Inflasi dan Risiko Geopolitik Bayangi Pasar Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat kembali mengguncang stabilitas...