www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Menaker Bahas Penempatan Pekerja Migran di Arab Saudi
Nasional

Menaker Bahas Penempatan Pekerja Migran di Arab Saudi

Menaker RI
MENAKER Ida Fauziah Saat di Riyadh, Arab Saudi./
Social Media

RIYADH, Bisnistoday -Mengawali kunjungan kerja di Arab Saudi, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad di Riyadh, Jumat (29/3).

Dalam pertemuan tersebut, Menaker menyampaikan persoalan terkait ketenagakerjaaan, khususnya tentang penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi.

Menaker mengapresiasi KBRI untuk Arab Saudi atas kerja sama yang dibangun di bidang ketenagakerjaan. Ia berpandangan bahwa penempatan Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi yang dilaksanakan melalui proyek percontohan Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) dapat berjalan dengan baik.

“KBRI memiliki peranan yang sangat penting bagi pelayanan proses penempatan karena inilah awal adanya permintaan job dari pemberi kerja di Arab Saudi,” ucap Menaker.

Namun demikian, saat ini penempatan melalui SPSK sedang dalam masa evaluasi sejak 14 Januari 2024, sehingga penempatan untuk sementara dihentikan.  Seiring dengan kondisi tersebut, ia meminta KBRI untuk membantu proses evaluasi dengan menyampaikan kuesioner kepada Pekerja Migran Indonesia, Syarikah, dan Pengguna Akhir.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga menyampaikan tentang perluasan kesempatan kerja luar negeri sektor formal.Ia berpandangan, sudah saatnya Indonesia meningkatkan pembukaan peluang kerja di sektor formal.

Indonesia, katanya, memiliki surplus tenaga kerja kesehatan seperti perawat, untuk dapat menyerap mereka diperlukan perluasan kesempatan kerja. “Kita yakin bahwa tenaga kesehatan Indonesia memiliki kompetensi yang memadai dan sangat dibutuhkan di Arab Saudi,” ujarnya.

Ia juga mengemukakan tentang program jaminan sosial bagi Pekerja Migran Indonesia dengan telah diterbitkannya Permenaker No. 4 Tahun 2023. Menurutnya, program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan ini penting bagi Pekerja Migran Indonesia.

“Ini dikarenakan selain adanya pelindungan setelah bekerja yang dapat meng-cover para Pekerja Migran Indonesia ketika tiba di Indonesia dengan masa pelindungan selama 1 bulan, jaminan sosial ketenagakerjaan ini juga dapat memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia yang mengalami permasalahan ketika di negara penempatan, seperti ketika terjadinya PHK, pemulangan, dan perawatan karena kecelakaan kerja,” urainya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Menteri PU
Nasional

Menteri PU Ancam Keluarkan ASN Yang Tak Suka Kerjakan Tugas Program Pemerintah

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo bersikap tegas terhadap...

Rapat Koordinasi Identifikasi Tata Kelola Penyelenggaraan Infrastruktur Menara Telekomunikasi Daerah.
Nasional

Kemenko Polkam Identifikasi Tata Kelola Infrastruktur Menara Telekomunikasi Demi Pemerataan Konektivitas

BOGOR , Bisnistoday - Guna memastikan percepatan transformasi digital yang merata serta...

Nasional

Kemenhub bersama Instansi Terkait Lakukan Evakuasi Helikopter yang Jatuh di Sanggau, Kalbar

JAKARTA, Bisnistoday- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementeeian Perhubungan bersama AirNav Indonesia dan...

Mendikdasmen
Nasional

Kemendikdasmen Perbaiki 1.390 dan Bangun 3 Unit Sekolah di Jawa Timur

SURABAYA, Bisnistoday – Kemendikdasmen mengalokasikan Rp917 miliar lebih untuk 1.390 sekolah diperbaiki...