www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Januari 2026
Home HEADLINE NEWS Menperin : Kinerja Ekspor Nasional Masih Ditopang Sektor Manufaktur
HEADLINE NEWS

Menperin : Kinerja Ekspor Nasional Masih Ditopang Sektor Manufaktur

Menperin
MENPERIN, Agus G Kartasasmita./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Industri manufaktur masih memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional. Sepanjang tahun 2024, kinerja ekspor industri pengolahan nonmigas sebesar USD196,54 miliar atau memberikan andil 74,25 persen dari total nilai ekspor nasional yang mencapai USD264,70 miliar.

“Artinya, sektor industri manufaktur kita konsisten menjadi kontributor tertinggi pada kinerja ekspor Indonesia. Apalagi, di tengah kondisi ekonomi dan politik global yang tidak menentu, pelaku industri nasional tetap agresif menembus pasar ekspor ke berbagai negara,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor industri pengolahan nonmigas pada tahun 2024 naik 5,33 persen dibandingkan tahun 2023. Dengan kinerja positif ini, industri pengolahan nonmigas turut memberikan peran terhadap capaian nilai surplus pada neraca perdagangan Indonesia sebesar USD31,04 miliar pada tahun 2024. “Saya percaya bahwa ekspor bukan hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang membangun reputasi dan citra baik industri Indonesia,” ungkap Agus.

Iklim Investasi Menarik

Menperin menegaskan, pemerintah bertekad untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif sehingga para pelaku industri di Indonesia semakin bergairah dalam menjalankan usahanya. Selain itu, melalui regulasi atau peraturan yang probisnis, diyakini dapat menarik investasi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksinya dan basis untuk melakukan ekspor.

“Peningkatan ekspor menjadi kunci untuk membangun perekonomian kita. Dalam hal ini, hilirisasi berperan utama dalam mencapai sasaran tersebut, dengan meningkatkan nilai tambah bahan baku dalam negeri. Apalagi, pemerintah memfokuskan peningkatan nilai tambah di dalam negeri untuk sejumlah komoditas bahan mentah,” paparnya.

Kemenperin akan menjalankan program hilirisasi industri yang difokuskan pada kelompok industri hulu, yaitu industri hulu agro, industri logam dasar dan bahan galian bukan logam, serta industri migas dan batubara.

Oleh karena itu, Menperin memberikan apresiasi kepada para pelaku industri yang semakin giat dalam mengoptimalkan produktivitasnya guna memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor. “Namun demikian, upaya ini perlu didukung dengan kebijakan yang strategis seperti menjaga pasokan bahan baku, termasuk dalam mendapatkan harga gas industri yang kompetitif,” imbuhnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

HEADLINE NEWS

Dody Hanggodo Ungkap Strategi Besar Cegah Bencana Berulang di Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan rencana induk build back...

Material Tembaga
HEADLINE NEWS

HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Kembali Menguat, Sinyal Kuatnya Permintaan Global

JAKARTA, Bisnistoday – Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas tambang strategis kembali menunjukkan tren...

Sarana Pendidikan
HEADLINE NEWS

Bencana Banjir Sumatera dan Aceh : Satgas PKH Bidik Perusahaan Sawit dan Tambang, Potensi Denda Rp8 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bersiap mengambil...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Gejolak Global Kian Memanas, Tekanan Inflasi dan Risiko Geopolitik Bayangi Pasar Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat kembali mengguncang stabilitas...