www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home EKONOMI Menteri KKP Siapkan Kerapu Jadi Unggulan Ekspor Perikanan Anambas
EKONOMISektor Riil

Menteri KKP Siapkan Kerapu Jadi Unggulan Ekspor Perikanan Anambas

BUDIDAYA KERAPU: Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Harus meninjau keramba budidaya kerapu di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Rabu (19/10). Menteri Trenggono menyiapkan kerapu sebagai komoditas unggulan ekspor perikanan Anambas karena potensinya yang sangat besar
Social Media

ANAMBAS, Bisnistoday – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyiapkan ikan kerapu bebek sebagai komoditas unggulan ekspor Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini karena besarnya potensi budidaya kerapu di wilayah itu, namun produktivitasnya belum optimal.

“Kami akan mengupayakan bagaimana Anambas ini menjadi wilayah yang memiliki kekuatan khususnya di sektor budidaya kerapu. Ada kerapu yang punya nilai tinggi, yaitu kerapu bebek dan kerapu sunu. Ini harus menjadi champion di sini,” ungkap Menteri Trenggono dalam kunjungan kerjanya di Pulau Matak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (19/10).

Budidaya pembesaran kerapu di Kepulauan Anambas paling banyak ditemui di Kecamatan Siantan Tengah. Total area budidaya mencapai 1,5 hektare dari potensi yang ada seluas 700 hektare. Volume produksinya dinilai belum optimal baru di angka 80 ton per tahun.

Sebagian besar pembudidaya masih mengandalkan cara budidaya secara tradisional menggunakan keramba jaring tancap. Kendati demikian, perputaran uang yang dihasilkan terbilang besar mencapai Rp10 miliar per tahun, dimana ikan kerapu hasil budidaya Anambas sudah menembus pasar ekspor ke Hongkong.

“Potensinya sangat besar sekali. Tadi kendala yang disampaikan itu soal benih dan pakan. Kita akan upayakan solusinya sesegera mungkin. Tadi saya sudah minta ke jajaran untuk dibangun balai di sini agar benih mudah didapat, begitu juga dengan pakan. Itu adalah dua hal yang paling penting yang harus ada di sini,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Anambas, Abdul Haris menyampaikan upaya yang tengah dilakukan untuk meningkatkan produktivitas para pembudidaya kerapu. Salah satunya menggandeng perguruan tinggi untuk menghasilkan pakan buatan berbahan nabati.

“Alhamdulillah ada rencana pembangunan balai benih, ini sangat baik sekali untuk pembudidaya kerapu di sini. Tadi kami juga sudah berbincang soal pakan. ITB itu bisa membuat pelet nabati untuk makan ikan air tawar maupun ikan air laut. Ini kami terus tindaklajuti, kerja sama ini mudah-mudahan bisa kita lakukan dan wujudkan sebagai solusi mengurangi penggunaan makanan dari ikan rucah,” akunya.

Dalam kunjungan kerjanya di Kepulauan Anambas, Menteri Trenggono turut menyerahkan bantuan untuk para pembudidaya yang ada di Kampung Perikanan Budidaya Kerapu Anambas di Desa Air Desa, berupa ribuan bibit serta puluhan paket jaring apung./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta Menyambut Harkopnas ke-79

JAKARTA, Bisnistoday – Menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Menteri Koperasi...

Produk Lokal
Sektor Riil

Produk Peraih Good Design Indonesia 2026 Ditetapkan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan telah menetapkan 45 produk sebagai penerima penghargaan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berstatus Pengusaha Mikro, Ojol Segera Dapat Akses KUR

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan status pengemudi ojek online...

Kenaikan Harga MInyak (Ilustrasi/Radar.am)
EKONOMI

AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Melonjak

JAKARTA, Bisnistoday – Konflik Amerika Serikat dengan Iran kembali memanas, membuat saham...