www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Menteri Nadiem Bersama Dubes AS Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Bahasa
Humaniora

Menteri Nadiem Bersama Dubes AS Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Bahasa

Nadiem Makarim
MENDIKBUDRISTEK, Nadiem Makarim di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menerima secara langsung kunjungan Duta Besar Amerika Serikat, Yang Mulia Kamala Shirin Lakhdhir, di kantor Kemendikbudristek, baru-baru ini.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian awal kunjungan Dubes Kamala ke sejumlah instansi pemerintah sejak memulai penugasannya di Indonesia pada awal Agustus 2024. Sejumlah hal dibahas pada pertemuan tersebut yang utamanya menggarisbawahi pentingnya upaya penguatan kerja sama kedua negara dengan ekosistem pendidikan yang besar tersebut pada bidang pendidikan, pengajaran bahasa, hingga budaya.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Amerika Serikat dalam menyukseskan sejumlah inisiatif Merdeka Belajar yang kami luncurkan. Pada saat ini, telah terdapat semakin banyak pelajar Indonesia mengenyam pembelajaran di kampus-kampus ternama Amerika Serikat,” ungkap Menteri Nadiem dalam pertemuan tersebut.

Bertepatan dengan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Amerika Serikat yang jatuh pada tahun ini, Dubes Kamala mengungkapkan bahwa salah satu misi penugasannya kali ini adalah untuk mengeksplorasi kesempatan perluasan kerja sama, khususnya pada bidang pendidikan, antar-kedua negara.

“Kami ingin mengetahui lebih lanjut tentang apa saja yang Amerika Serikat dapat tawarkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan bagaimana pemerintah kedua negara dapat terus meningkatkan kerja samanya pada bidang strategis ini,” tutur Dubes Kamala.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Menteri Nadiem mengungkapkan bahwa kendala bahasa yang masih dialami oleh sebagian besar pelajar Indonesia adalah pekerjaan rumah yang dapat ditangani bersama-sama oleh pemerintah kedua negara.

“Bahasa adalah kunci utama bagi para pelajar Indonesia untuk dapat mengakses pendidikan berkualitas global. Kami mengundang dukungan Pemerintah Amerika Serikat untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah-sekolah Indonesia,” seru Menteri Nadiem.

Kolaborasi kedua negara di bidang pengajaran bahasa Inggris sebetulnya telah diinisiasi melalui pengiriman relawan pengajar bahasa Inggris asal Amerika Serikat di bawah payung program Peace Corps (PC) dan Fulbright English Teaching Assistant (ETA).

Meskipun demikian, pelaksanaan program sempat terhenti selama masa pandemi dan, kini, tengah mulai dirintis kembali. Pada tahun ini, terdapat 8 relawan PC dan 10 relawan ETA sedang menjalankan tugas, yakni mendampingi guru bahasa Inggris pada sejumlah sekolah di Indonesia.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah. (dok:Wei/Unsplash.com)
Humaniora

Tradisi Mengonsumsi Buah Pinang telah ada Sejak Zaman Prasejarah

JAKARTA, Bisnistoday – Mengonsumsi buah pinang telah menjadi tradisi masyarakat di sebagian...

Humaniora

Mahasiswa UPI Kembangkan Netravest, Rompi Navigasi Cerdas Berbasis AI untuk Tunanetra

BANDUNG, Bisnistoday - Lima mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan Netravest, rompi...

Stadion SR
Humaniora

Kementerian PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional di 25 Sekolah Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 pada 9 September...

Pemuda Katolik
Humaniora

Pemuda Katolik Komda Banten dan PPEJ Kemendag Berkolaborasi Bidang Pelatihan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday - Pemuda Katolik Komisariat Daerah Banten beraudiensi dengan  Pusat Pengembangan...