www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Pemeriksaan Biometri, Kunci Penglihatan Tajam Pasca Operasi Katarak
Sport & Health

Pemeriksaan Biometri, Kunci Penglihatan Tajam Pasca Operasi Katarak

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Salah satu penyebab kebutaan terbanyak di dunia adalah katarak. Katarak adalah kondisi medis yang terjadi ketika lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh, sehingga menghalangi cahaya masuk ke dalam mata. Apabila dibiarkan, katarak dapat menyebabkan penderitanya mengalami kebutaan.

Perkembangan katarak cenderung lambat, tetapi kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan penurunan penglihatan seiring waktu. Jika gangguan penglihatan tersebut sudah sangat menghambat aktivitas sehari-hari, operasi katarak mungkin diperlukan untuk mengatasinya.

“Katarak dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata, tetapi kekeruhan pada lensa tidak menyebar dari satu mata ke mata lainnya,” ujar Amir Shidik selaku Dokter Spesialis Mata Subspesialis Mata Katarak dan Bedah Refraksi RS Pondok Indah di Jakarta, Kamis (8/4)

Seiring bertambahnya usia, katarak akan semakin memburuk hingga mengganggu penglihatan. Akibatnya, penderita akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Prevalensi katarak mencapai sekitar 50% pada rentang usia 52–64 tahun dan meningkat drastis hingga sekitar 70% pada usia 70 tahun.

Beberapa gejala katarak yang perlu diwaspadai, meliputi Pandangan berkabut, berasap, atau seperti melihat di balik kaca yang kotor, silau saat mengemudi pada malam hari atau saat hujan, penglihatan menjadi semakin buram atau silau saat berada di luar ruangan yang terang, perubahan penglihatan warna, penglihatan buram perlahan, ukuran kacamata yang sering berubah, “Second sight” perbaikan penglihatan dekat, penglihatan jauh menurun, tanpa nyeri dan tanpa mata merah hingga Adanya titik warna putih pada lensa mata pada katarak matur (matang)

Dalam mendiagnosis katarak, dokter spesialis mata akan melakukan wawancara medis (anamnesis) untuk mengetahui gejala dan keluhan yang dialami, obat-obatan rutin yang dikonsumsi, dan riwayat medis pasien.

“Setelah itu, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan mata yang meliputi pemeriksaan ketajaman penglihatan, pemeriksaan bio-microscopy hingga Pemeriksaan retina dan saraf mata,” imbuh Amir.

Pemeriksaan Biometri

Pemeriksaan biometri merupakan prosedur krusial yang dilakukan sebelum operasi katarak. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengukur panjang aksial dan kekuatan kornea, yang kemudian digunakan untuk menghitung kekuatan lensa tanam (intraocular lens/IOL) yang paling sesuai untuk mata pasien, guna mengoptimalkan ketajaman penglihatan pascaoperasi. Mengingat setiap individu memiliki karakteristik mata yang berbeda, maka kekuatan lensa tanam yang dibutuhkan pun tidak sama.

“Akurasi dalam pemeriksaan biometri sangat menentukan keberhasilan perhitungan kekuatan lensa tanam sebelum operasi. Pengukuran yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir operasi katarak,” kata Amir.

Operasi Katarak

Satu-satunya penanganan katarak adalah melalui operasi. Tindakan ini dapat dilakukan pada semua tahapan kekeruhan lensa. Hingga saat ini, belum ada obat khusus yang efektif menghilangkan kekeruhan lensa tanpa operasi.

Operasi katarak umumnya dilakukan secara cepat dan tanpa rasa sakit. Tindakan ini bertujuan mengangkat lensa keruh yang menyebabkan masalah penglihatan. Lensa yang keruh kemudian diganti dengan lensa buatan (intraocular lens/IOL) sehingga penglihatan dapat pulih kembali.

“Secara umum, operasi katarak memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. Pada sebagian besar pasien, penglihatannya dapat kembali normal dan tidak kabur,” ungkap Amir.

“Setelah menyelesaikan operasi katarak, pasien akan diberikan instruksi mengenai perawatan pasca operasi di rumah, antara lain menggunakan obat tetes mata sesuai dengan anjuran dokter, menjaga area mata dari air selama waktu yang telah ditentukan, serta membersihkan kelopak mata secara berkala,” pungkasnya./E2

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Bandung
Sport & Health

Hasil Survei : Layanan Kesehatan di Bandung Raih Kepuasan Tertinggi 85,9%

BANDUNG, Bisnistoday - Sektor kesehatan menjadi layanan publik dengan tingkat kepuasan tertinggi...

Wings
Sport & Health

Catat Tanggalnya! ISOPLUS Run Series 2026 Bakal Digelar di Jakarta dan Surabaya

JAKARTA, Bisnistoday — ISOPLUS, minuman isotonik produksi WINGS Food, akan kembali menggelar...

Sport & Health

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir, Kali ini Berlokasi di TMII

Jakarta, Bisnistoday – AIA Vitality Women’s 10K kembali hadir di tahun 2026....

Sport & Health

Kenali Teknik Terkini Bedah Estetik Untuk Harmoni Wajah

JAKARTA, Bisnistoday - Setiap bagian wajah memiliki peran spesifik, antara lain. Hairline...