www.bisnistoday.co.id
Selasa , 17 Maret 2026
Home EKONOMI Pemerintah Akan Pangkas Diskon Tarif Listrik 50 Persen
EKONOMI

Pemerintah Akan Pangkas Diskon Tarif Listrik 50 Persen

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pemerintah berencana memangkas diskon dan stimulus tarif ketenagalistrikan bagi pelanggan rumah tangga, bisnis kecil, dan industri kecil sebesar 50 persen pada pembelian token bulan April hingga Juni 2021.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana menjelaskan, pengurangan stimulus ini untuk menyesuaikan dengan kondisi perekonomian sudah mulai tumbuh.

Ia mengatakan, pada kuartal I 2021 pemerintah telah memberikan diskon stimulus sebanyak 100 persen. “Setelah merujuk data konsumsi listrik nasional yang mulai tumbuh seiring perbaikan ekonomi, maka pemerintah memangkas diskon itu sebesar 50 persen,” kata dia saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (9/3).

Pelanggan golongan rumah tangga, bisnis kecil, dan industri kecil daya 450 Volt Ampere (VA) baik reguler maupun prabayar yang semula mendapat diskon 100 persen, kemudian dipangkas hanya sebesar 50 persen.

Sedangkan bagi pelanggan golongan rumah tangga bersubdisi berdaya 900 VA yang semula mendapat diskon 50 persen, kini diskon dikurangi sebesar 25 persen.

Dalam pemberian diskon tarif tenaga listrik ini, PT PLN (Persero) wajib memperhatikan besaran konsumsi energi listrik pelanggan dengan mempertimbangkan batasan maksimal jam nyala per bulan.

Pemerintah memberikan kompensasi sesuai aturan perundang-undangan terkait selisih pendapatan PLN akibat pelaksanaan diskon stimulus tersebut. “Kami sudah menyampaikan ini kepada PLN untuk ditindaklanjuti,” kata Rida Mulyana.

Pemangkasan diskon ini menghemat biaya subsidi dan stimulus ketenagalistrikan yang diberikan pemerintah, sehingga anggaran itu bisa dialihkan untuk program vaksinasi Covid-19 yang saat ini gencar dilakukan pemerintah.

Pada kuartal I 2021 anggaran pemerintah untuk diskon tarif ketenagalistrikan bagi 32,49 juta pelanggan penerima manfaat diproyeksikan memerlukan biaya Rp3,79 triliun.

Adapun pada kuartal II, pelanggan listrik penerima manfaat bertambah menjadi 32,75 juta, karena kebijakan pemangkasan diskon stimulus sebesar 50 persen tersebut maka anggaran turun menjadi Rp1,88 triliun.

Diketahui diskon stimulus ketenagalistrikan ini merupakan hasil dari rapat terbatas tiga menteri yakni Menteri ESDM, Menteri Keuangan, dan Menteri BUMN yang dilakukan pada 2 Maret lalu.

“Skema pengurangan 50 persen ini sebagai tindak lanjut hasil rapat terbatas tiga menteri pada 2 Maret,” kata Rida./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop dan Agrinas Konsolidasi Rencana Operasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan pertemuan dengan  Direktur...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat Dari Desa

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah mengembalikan koperasi...

Semen Merah Putih
EKONOMI

Rumah Tetap Aman Saat Mudik Lebaran, Simak Tips Penting Ini

JAKARTA, Bisnistoday - Tradisi mudik menjelang Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti jutaan...

EKONOMIGLOBALKawasan Global

Tiongkok Siapkan Peta Jalan untuk Jadi Negara Sosialis Modern

BEIJING-Bisnistoday: Para anggota parlemen nasional Tiongkok menyetujui cetak biru pembangunan untuk periode...