www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Februari 2024
Home EKONOMI Pemerintah Fokus Penyediaan Prasarana Umum Perumahan
EKONOMISektor Riil

Pemerintah Fokus Penyediaan Prasarana Umum Perumahan

RUMAH SUBSIDI : Pemerintah fokus penyediaan rumah rakyat.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – Kementerian PUPR fokus dalam penyediaan prasarana sarana dan utilitas umum (PSU) bagi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bantuan prasarana ini salurkan bagi pengembang yang membangun hunian MBR.

“Pada tahun anggaran 2023, bantuan PSU untuk rumah umum senilai Rp383 miliar, sedangkan pembangunan PSU perumahan MBR sebanyak 27.825 unit,” kata Iwan Suprijanto, DIrjen Perumahan Kementerian PUPR, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPRI RI, Rabu (25/1).

Iwan mengutarakan, pada 2022, anggaran penyaluran bantuan PSU rumah umum senilai Rp169 miliar dengan capaian sebanyak 20.757 unit atau melebihi target 101,01% dari 20.550 unit.

Iwan Suprijanto mengatakan bantuan prasarana, sarana dan utilitas sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan perumahan dalam membangun rumah MBR. Tentu saja, dalam mendorong kepemilikan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pemerintah menyediakan rumah bersubsidi.

“Pembangunan rumah bersubsidi dan dukungan pembangunan PSU merupakan upaya pemerintah dalam mensukseskan Program Sejuta Rumah untuk mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia,” terangnya.

Selain bantuan PSU, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2023 juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,022 triliun untuk pembangunan rumah susun sebanyak 5.347 unit, termasuk alokasi anggaran kegiatan multi years contract (MYC) 2022-2023 dan program OPOR (optimalisasi, pemeliharaan, operasi, dan rehabilitasi) sebanyak 59 tower dan hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebanyak 22 tower.

“Untuk rumah susun, capaiannya pada tahun 2022 sebanyak capaian 3.872 unit dari target 3.998 unit atau sebesar 99,84%,” kata Iwan Suprijanto.

Rumah Swadaya

Iwan menerangkan, selanjutnya pembangunan rumah swadaya, pada tahun 2022 realisasi capaian sebesar 99,80% atau sebanyak 185.802 unit dari target 186.172 unit. Untuk tahun 2023 ini, pembangunan rumah swadaya dialokasikan senilai Rp3,194 triliun melalui skema program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 145.000 unit, termasuk mendukung program Penanganan Kemiskinan Esktrem (PKE).

Program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah selanjutnya pembangunan rumah khusus. Pada TA 2023, pembangunan rumah khusus dialokasikan senilai Rp0,891 triliun untuk pembangunan 3.362 unit, termasuk loan CSRRP, kegiatan OPOR sebanyak 360 unit dan pembangunan rumah tapak jabatan menteri di IKN (MYC 2022-2024).

“Untuk tahun 2022, anggaran pembangunan rumah khusus sebesar Rp1,145 triliun untuk membangun 5.770 unit dengan capaian 4.359 unit,” kata Iwan Suprijanto./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dirut Jasa Marga
Sektor Riil

Tol Solo-Yogya Tingkatkan Akses Transportasi Wilayah

JAKARTA, Bisnistoday – Komisi VI DPR RI menyatakan prasarana jalan Tol Yogyakarta-Bawen...

Pemeran Dagang
Sektor Riil

Neraca Perdagangan Dengan Mesir Surplus

SEMARANG, Bisnistoday - Neraca perdagangan Indonesia dengan Mesir kembali tercatat surplus sebesar...

Aluminium Ekstrusi
Sektor Riil

Kemendag Hadapi Tuduhan Antisubsidi Ekstrusi Aluminium

JAKARTA, Bisnistoday – Departemen Perdagangan AS (United States Department of Commerce/USDOC) yang...

Bendungan Pangga
Sektor Riil

Bendungan Pengga Pasok Air Baku Sirkuit Mandalika

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat...