www.bisnistoday.co.id
Rabu , 8 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Pengajuan Kuota Guru ASN PPPK Tahun 2022 Meningkat
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Pengajuan Kuota Guru ASN PPPK Tahun 2022 Meningkat

GURU ASN P3K : Pelaksana tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt. Dirjen GTK), Nunuk Suryani dalam webinar Sapa GTK, baru-baru ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengajukan formasi guru ASN PPPK untuk tahun 2022 sebanyak lebih dari 319 ribu kuota. Jumlah tersebut meningkat dari pengajuan sebelumnya yang hanya 131 ribu.

“Ada peningkatan 143 persen dan ini berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemda-pemda di Indonesia,” kata Pelaksana tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt. Dirjen GTK), Nunuk Suryani dalam webinar Sapa GTK, Rabu (5/10) lalu. 

Nunuk menjelaskan, dari linimasa yang sudah disusun Kemendikbudristek, pada bulan Oktober hingga November 2022 ini akan dilakukan penuntasan terkait penempatan guru ASN PPPK yang lulus passing grade (nilai ambang batas) pada tahun 2021. Ia menyampaikan, selama tahun 2021 pemerintah telah berhasil meluluskan sebanyak 293.860 orang guru sesuai formasi. 

“Tapi kita masih mempunyai pekerjaan rumah, sebanyak 193.954 guru lulus tapi belum mendapatkan formasi. Ini pekerjaan rumah kita bersama dan akan diselesaikan tahun ini dan tahun depan,” kata Nunuk. 

Nunuk menyebut bahwa sebanyak 97 persen Guru ASN PPPK lulusan tahun 2021 sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (NI PPPK). Ia mengimbau seluruh daerah untuk menyelesaikan proses penerbitan NI yang dilanjutkan dengan proses penggajian. 

“Berita yang kita terima, masih banyak guru-guru yang mengeluh belum mendapatkan gajinya. Saya sudah mengeluarkan surat edaran dan mohon ini segera ditindaklanjuti,” lanjut Nunuk berpesan kepada seluruh kepala daerah di seluruh Indonesia. 

Dalam pemaparannya, Plt. Dirjen GTK juga menjabarkan peta kebutuhan guru (termasuk guru agama) tahun 2022/2023. Nunuk menjelaskan saat ini Indonesia membutuhkan 2,4 juta guru, namun kebutuhan itu sudah bisa dipenuhi dengan tersedianya guru ASN. 

“Kita punya guru ASN sekitar 1,3 juta. Namun hanya 1,2 juta guru ASN yang memenuhi beban kerja. Ada kelebihan guru yang menumpuk di satuan-satuan pendidikan tertentu. Inilah nanti yang akan kita lakukan redistribusi,” terang Nunuk./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Guru Sekolah
Humaniora

Seleksi PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka Untuk Pacu Kualitas Guru Profesional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal...

Mahasiswa STPN
Humaniora

Politeknik Agraria STPN Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

KAB.BOGOR, Bisnistoday - Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata...

700 Peserta AYIMUN 21st Bangkok dari 19 Negara
Humaniora

486 Suara Diplomasi Anak Indonesia Bersatu dengan Delegasi dari 18 Negara di Asia Youth International MUN 21st Bangkok

Bangkok, Bisnistoday – Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) kembali menghadirkan...

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra
Humaniora

Yusril Ihza Mahendra Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Filsafat di UI

DEPOK, Bisnistoday - Bangsa ini lahir dari kegelisahan dan gerakan politisi dan...