www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Pengelola Baru Bandung Zoo Diharapkan Memiliki Izin dan Pengalaman Konservasi
Lingkungan

Pengelola Baru Bandung Zoo Diharapkan Memiliki Izin dan Pengalaman Konservasi

Kondisi satwa Bandung Zoo yang saat ini masih tutup untuk sementara waktu. (Armin Abdul Jabbar)
Kondisi satwa Bandung Zoo yang saat ini masih tutup untuk sementara waktu. (Foto : Armin Abdul Jabbar)
Social Media

BANDUNG, Bisnis Today – Proses lelang pengelola baru Kebun Binatang Bandung terus berjalan. Di tengah tahapan seleksi tersebut, pihak pengelola saat ini berharap pemerintah memilih pengelola yang memiliki izin serta pengalaman kuat di bidang konservasi agar operasional kebun binatang dan pengelolaan satwa dapat berjalan optimal.

Juru Bicara dan Manajer Komunikasi Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i mengatakan, aspek pengalaman konservasi menjadi hal penting karena pengelolaan kebun binatang tidak hanya berkaitan dengan wisata, tetapi juga menyangkut kesejahteraan satwa dan pengelolaan lembaga konservasi.

“Kalau mereka belum memiliki pengalaman di lembaga konservasi, ya nanti ibarat kata kita milih sopir, sopirnya belum bisa nyetir,” kata Sulhan, kepada Bisnis Today, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, syarat sertifikasi grade A yang ditetapkan pemerintah menjadi indikator penting dalam menentukan pengelola baru. Sertifikasi tersebut dinilai menunjukkan kemampuan dan pengalaman pengelola dalam menangani lembaga konservasi.

Baca Juga:Kolaborasi Lintas Pihak, Kesehatan Satwa Bandung Zoo Dipastikan Terkendali

“Kalau dari persyaratan kan harus grade A. Ya cari saja mana yang grade A,” ujarnya.

Sulhan mengaku mengenal sebagian besar kandidat yang mengikuti proses lelang. Beberapa di antaranya berasal dari pengelola kebun binatang maupun lembaga konservasi yang sudah lama beroperasi di Indonesia.

Meski demikian, ia menegaskan pihak pengelola saat ini tidak memiliki kewenangan menentukan pemenang lelang. Pihaknya hanya berharap proses berjalan tepat waktu agar Bandung Zoo dapat segera kembali dibuka untuk masyarakat.

Ia menyebut penutupan yang terlalu lama mulai berdampak terhadap banyak pihak. Selain pengunjung yang terus mempertanyakan jadwal pembukaan kembali, ratusan pedagang di dalam kawasan kebun binatang juga terdampak karena kehilangan mata pencaharian.

“Tiap hari masyarakat bertanya kapan kebun binatang buka. Banyak sekolah yang akhirnya membatalkan kunjungan dan pindah ke tempat wisata lain,” katanya.

Dalam kondisi normal, Bandung Zoo biasanya menerima sekitar 750 hingga 1.000 pengunjung pada hari biasa. Sementara saat akhir pekan jumlahnya bisa mencapai 2.000 orang per hari. Bahkan saat musim libur Lebaran, jumlah pengunjung dapat mencapai sekitar 10 ribu orang per hari.E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kesehatan Masyarakat di Asia Terancam Dampak Perang AS-Iran. (dok:unsplash/Leo Vision)
IndepthKawasan GlobalLingkungan

Kesehatan Masyarakat di Asia Terancam Dampak Perang AS-Iran

JAKARTA, Bisnistoday - Di sebuah kawasan permukiman kumuh di Delhi selatan, India,...

Kegiatan penanaman pohon buah sebagai pelestarian lingkungan di Bogor. (dok: BRI Life)
KorporasiLingkungan

Dukung Program Nawacita, BRI Life Perkuat Implementasi ESG

JAKARTA, Bisnistoday - Asuransi BRI Life terus menunjukkan peran aktif dalam mengimplementasikan...

Pengunjung berinteraksi dengan hewan di kawasan Faunaland Ancol.
Lingkungan

Faunaland: Keberhasilan Reproduksi Satwa Jadi Indikator Animal Welfare

CIBUBUR, Bisnistoday- CEO Faunaland Danny Gunalen menegaskan bahwa keberhasilan reproduksi satwa menjadi...

Cuaca Panas (Ilustrasi/unsplash/immo wegmann)
GLOBALLingkungan

Asia Selatan Dilanda Gelombang Panas Mematikan

JAKARTA, Bisnistoday - Gelombang panas dahsyat dan mematikan melanda Asia Selatan. Fenomena...