www.bisnistoday.co.id
Selasa , 7 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Pertamina Geothermal Energy IPO Pertengah Tahun Ini
BURSA & KORPORASIKorporasi

Pertamina Geothermal Energy IPO Pertengah Tahun Ini

GO PUBLIC: PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada paruh pertama tahun ini
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada paruh pertama tahun ini. Dalam IPO ini, perseroan akan mengedepankan aspek keberlanjutan dengan memperkuat penerapan Environmental, Social, dan Governance (ESG).

DirekturUtama PT PGE, Ahmad Yuniarto mengatakan, perseroan berkomitmen tinggi menjaga keberlanjutan lingkungan, berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian nasional dan daerah, serta pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik.

“Bisnis panas bumi merupakan bisnis yang memiliki orientasi jangka panjang dengan menghasilkan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” ujar Ahmad dalam keterangan di Jakarta, Senin (7/2).

Seiring dengan perubahan iklim global, kata dia, pilihan untuk menggunakan energi bersih yang terbarukan menjadi suatu prioritas dan dalam menjaga keberlanjutan sangat perlu menerapkan prinsip ESG.

Di level pemerintahan, Indonesia saat ini juga tengah bekerja keras menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Tahun lalu Pemerintah Indonesia merevisi target pengurangan GRK dengan upaya sendiri yang tercantum dalam Nationally Determined Contribution (NDC) dari 26 persen menjadi 29 persen pada 2030.

Salah satu tumpuannya adalah di sektor energi melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), termasuk panas bumi.

Saat ini dalam wilayah kerja panas bumi PGE telah memiliki kapasitas terpasang panas bumi sebesar 1.877 MW, yang terdiri dari 672 MW yang dioperasikan sendiri oleh PGE dan 1.205 melalui Kontrak Operasi Bersama.

Kapasitas terpasang tersebut berpotensi menerangi sekitar 2,1 juta rumah. Konversi energi hijau tersebut memiliki potensi pengurangan emisi karbon sekitar 9,7 juta ton CO2e per tahun.

Pengembangan keanekaragaman hayati (biodiversity) yang berkearifan lokal juga menjadi fokus PGE di setiap area operasi PGE, salah satu pengembangan biodiversity yang telah menjadi acuan nasional adalah Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK) di Garut, Jawa Barat.

Selain itu PGE juga melakukan konservasi bunga krisan dan kera yaki di area Lahendong, Sulawesi Utara, dan budi daya kambing saburai di area Ulubelu, Lampung./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rangkaian Kereta Api
Korporasi

Tahun 2025, KAI Catatkan Laba Sebesar Rp2,28 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja keuangan konsolidasian...

emasku
Korporasi

Meski Harga Emas Terkoreksi, HRTA Optimistis Prospek Industri Tetap Positif

JAKARTA, Bisnistoday – Setelah mencetak rekor tertinggi pada awal tahun, harga emas...

Dirut Bank Jakarta
Korporasi

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday  – Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kuat...

Asuransi Tri Pakarta
Korporasi

PT Asuransi Tri Prakarta Bukukan Pendapatan  Rp 1,57 Triliun Selama Tahun 2025

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) membukukan pendapatan jasa asuransi...