JAKARTA, Bisnistoday – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) melakukan penilaian berkala periode Juli-September 2024 terhadap sebanyak 63 perusahaan aktif, tidak termasuk dua perusahaan yang sedang dibekukan izin usahanya. Dari penilaian ini, Bappebti memberikan penilaian tertinggi bagi kelima Pialang Berjangka.
“Berdasarkan hasil penilaian berkala pialang berjangka, perusahaan yang mendapatkan peringkat lima teratas yaitu PT Finex Bisnis Solusi Futures, PT MRG Mega Berjangka, PT Phillips Futures, PT Java Global Futures, dan PT Menara Mas Futures,” urai Plt. Kepala Biro Pengawasan PBK, SRG, dan PLK, Aldison di Jakarta, akhir pekan.
Terdapat tiga parameter dalam penilaian berkala pialang berjangka periode Juli–September 2024. Pertama, kinerja pialang berjangka dengan total nilai maksimal 70 persen yang mencakup lima aspek.
Kelima aspek meliputi hasil pengawasan laporan kegiatan pialang berjangka, hasil pengawasan integritas keuangan pialang berjangka, hasil pengawasan transaksi pialang berjangka, penanganan pengaduan nasabah, dan penilaian atas implementasi Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) triwulan-III 2024.
Kepala Bappebti Kasan mengatakan, penilaian kinerja dengan kriteria tertentu ini diharapkan meningkatkan kinerja pelaku usaha pialang berjangka. Selain itu, rating tersebut bertujuan untuk meningkatkan perlindungan kepada masyarakat dan memperkuat ekosistem Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).
“Bappebti kembali merilis rating pialang berjangka periode Juli—September 2024. Penilaian berkala ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pialang berjangka, meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, dan memperkuat ekosistem PBK. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengawasan Biro Pengawasan PBK, Sistem Resi Gudang (SRG), dan Pasar Lelang Komoditas (PLK),” ujar Kepala Bappebti Kasan.
Kasan mengungkapkan, penilaian pialang berjangka merupakan salah satu upaya Bappebti dalam mewujudkan pasar berjangka yang sehat, teratur, dan berkeadilan. Dengan adanya penilaian ini, informasi mengenai kinerja setiap pialang menjadi lebih terbuka sehingga masyarakat dapat memilih pialang dengan kinerja yang baik sesuai preferensi mereka./









































