www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Januari 2026
Home EKONOMI Energi Produksi Gas Melimpah, Namun Pasokan Gas Beberapa Wilayah Masih Defisit
EnergiHEADLINE NEWS

Produksi Gas Melimpah, Namun Pasokan Gas Beberapa Wilayah Masih Defisit

Gas Elpjji
TUMPUKAN GAS Elpiji Ukuran 3 Kg bersubsidi di pakalan, baru-baru ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Seperti diketahui, bahwa kelangkaan pasokan gas yang terjadi di wilayah Jawa Barat dalam beberapa waktu terakhir. Ini, kembali menegaskan adanya permasalahan dalam tata kelola gas nasional. Disisi lain, neraca gas nasional dilaporkan dalam kondisi surplus, akan tetapi pada saat yang sama defisit pasokan gas terjadi di sejumlah wilayah.

“Kondisi tersebut terjadi karena belum terdapat pihak yang secara khusus (diamanatkan oleh Undang-Undang) untuk bertanggung jawab terhadap pengadaan dan pemenuhan gas untuk domestic,” ungkap Direktur Eksekutif Reforminer, Komaidi Notonegoro, dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (19/8).

Komaidi mengutarakan, ReforMiner menilai untuk memperbaiki tata kelola gas nasional perlu dibentuk agregator dan integrator gas nasional seperti yang juga dilakukan oleh Malaysia dan Thailand. “Tugas agregator dan integrator gas adalah bertanggung jawab terhadap pengadaan dan pemenuhan gas untuk domestic,” tegasnya.

Menurut Komaidi, fungsi agregator gas pada dasarnya seperti BULOG di sektor pangan, memiliki posisi penting untuk melindungi kepentingan produsen dan konsumen. Pada saat produksi gas sedang melimpah agregator gas dapat menyerap produksi gas KKKS sehingga harga jual gas di hulu terjaga.

“Sementara ketika harga gas di pasar internasional tinggi agregator gas dapat melepas cadangan atau mengkonsolidasikan pasokan sehingga pengguna gas domestik dapat terhindar dari risiko kenaikan harga gas di pasar internasional,” tuturnya.

Apabila mengingat lebih dari 90 % pangsa pasar dan infrastruktur gas nasional dikuasai oleh Pertamina Group, tambah Komaidi, maka pihak yang potensial dan logis untuk diberikan peran dan ditugaskan sebagai agregator dan integrator gas nasional adalah Pertamina terutama melalui PGN yang berperan sebagai Sub-Holding Gas Pertamina.

Ia mencontohkan, seluruh pasokan gas domestik dan LNG impor di Malaysia dikonsolidasikan oleh PETRONAS dan disalurkan melalui jaringan Peninsular Gas Utilisation (PGU) yang dioperasikan oleh PETRONAS Gas Berhad sebagai integrator infrastruktur. Sementara, peran aggregator di pasar gas Thailand dijalankan oleh PTT Public Company Limited (PTT PCL).

“Berdasarkan izin niaga dan transportasi gas dari ERC, PTT PCL berperan sebagai pemasok tunggal (single buyer) yang mengkonsolidasikan pasokan gas domestik, impor melalui pipa dari Myanmar, dan LNG impor.”

Kelangkaan Pasokan Gas

Berdasarkan data, jika hanya mengandalkan pasokan eksisting pada Agustus 2025 wilayah Sumatera Tengah, Sumatera Selatan dan Jawa Barat mengalami shortage pasokan gas sekitar 130,90 BBTUD. Jika tidak terdapat tambahan pasokan dari sumber lainnya, shortage pasokan gas pada wilayah tersebut akan terus terjadi sampai dengan Desember 2025. Shortage pasokan gas pada wilayah Sumatera Tengah, Sumatera Selatan dan Jawa Barat selama September – Desember 2025 diproyeksikan mencapai sekitar 566,70 BBTUD.

Shortage pasokan gas pada beberapa wilayah di Indonesia pada umumnya disebabkan oleh beberapa faktor yang diantaranya ; Terjadi penurunan produksi/natural decline di hulu atau produksi gas oleh KKKS menurun. Kedua, terjadi unplanned shutdown pada pemasok gas. Ketiga, terjadi pergeseran realisasi jadwal tambahan pasokan gas seperti mundurnya jadwal swap gas dan target onstream; dan (4) belum adanya komitmen alokasi LNG untuk menutup defisit gas pipa./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Prabowo
HEADLINE NEWSKawasan Global

Presiden Prabowo Teken Piagam “Board of Peace” di Davos, Indonesia Masuk Poros Perdamaian Gaza

DAVOS, SWISS, Bisnistoday-  Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai aktor penting dalam diplomasi...

Gedung PLN
Energi

Ancaman Listrik Padam Mengintai Sumatra, Pasokan Batubara ke PLTU Bengkulu Tersendat

JAKARTA, Bisnistoday Ancaman pemadaman listrik massal kembali menghantui wilayah Sumatra. PT PLN...

BERAS IMPOR
HEADLINE NEWS

Ekonomi 2026 di Persimpangan Jalan: INDEF Soroti Daya Saing Ekspor dan Ancaman Ketahanan Pangan

JAKARTA, Bisnistoday – Memasuki tahun 2026, perekonomian Indonesia berada di persimpangan krusial. Tantangan...

Bank Indonesia diperkirakan pertahankan BI Rate./
HEADLINE NEWS

BI Diproyeksikan Tahan Suku Bunga 4,75%, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Pertimbangan Utama

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Indonesia (BI) diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga kebijakan...