JAKARTA, Bisnistoday – PT Kencana Adidaya Perkasa (KAP) memperkirakan pasar industri logistik dan konstruksi modular tetap menjanjikan. Hingga pertengahan 2025, PT KAP telah mencatat penjualan lebih dari 600 unit modular box dan menyewakan 500 unit reefer container ke berbagai industri strategis.
“Dukungan dari pihak pabrikan menjadi langkah penting bagi kami untuk memperluas penetrasi pasar dan membangun lini produksi modular box secara domestik,” ujar Hendy, Direktur PT Kencana Adidaya Perkasa kepada media di Jakara, Senin (21/7). “Ini bukan hanya soal ekspansi, tapi komitmen kami menjawab kebutuhan pasar nasional dengan solusi efisien, berkualitas, dan fleksibel.”
Menurutnya, KAP akan memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri logistik dan konstruksi modular. Apalagi, PT KAP resmi mendapat dukungan penuh dari mitra pabrik untuk pengembangan bisnis modular container di Indonesia. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa PT KAP siap menjadi market leader dalam penyediaan modular box dan reefer container di tanah air.
Dibidang logistik dan solusi container, PT KAP memiliki pengalaman kuat sejak awal berdiri. Perusahaan telah membuktikan sebagai pemain tangguh di sektor penyewaan reefer container (kontainer pendingin) dan penjualan modular box.
Modular Box dan Reefer Container
Hendy mengutarakan, modular box untuk kebutuhan sektor industri dan pertambangan yang membutuhkan ruang fungsional, cepat bangun, dan mudah mobilisasi. Sementara reefer container menjadi solusi logistik berpendingin untuk kebutuhan rantai dingin (cold chain), yang sangat dibutuhkan industri makanan dan minuman (F&B), serta farmasi dan kesehatan.
Dengan sistem desain modular yang fleksibel dan tahan terhadap berbagai kondisi ekstrem, produk-produk PT KAP menawarkan efisiensi waktu pembangunan, penghematan biaya operasional, dan fleksibilitas relokasi, sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh sektor pertambangan maupun proyek infrastruktur di wilayah terpencil.
“Produk kami sudah terbukti digunakan di berbagai site industri dan tambang besar. Kami memahami tantangan logistik di lapangan, dan kami hadir untuk menjawabnya,” tambah Hendy./




