www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Desember 2025
Home EKONOMI PT Nippon Shokubai Indonesia Bangun Pabrik Baru
EKONOMISektor Riil

PT Nippon Shokubai Indonesia Bangun Pabrik Baru

PLT DIRJEN Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito./
Social Media

CILEGON, Bisnistoday – Pemerintah mendorong pengembangan industri kimia yang merupakan modal dasar bagi pengembangan industri di hilirnya, seperti industri makanan dan minuman, serat kain, tekstil, kemasan, barang plastik, elektronika, otomotif, hingga obat-obatan. Industri kimia kunci keberhasilan pembangunan industri nasional.

“Hal inilah yang mendorong pemerintah untuk terus memperkuat industri kimia melalui peningkatan kapasitas produksi serta melengkapi struktur pohon industri demi menjamin pemenuhan kebutuhan bahan baku industri,” ujar Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito saat mewakili Menteri Perindustrian pada peresmian perluasan pabrik 3AA PT. Nippon Shokubai Indonesia di Cilegon, Banten, kemarin.

Pentingnya industri kimia ditunjukkan dari besarnya kontribusi dalam PDB. Pada tahun 2022, industri kimia merupakan kontributor terbesar ketiga terhadap sektor industri pengolahan nonmigas. Plt. Dirjen IKFT menyampaikan, hal ini menunjukkan bahwa bahan-bahan kimia merupakan komoditas yang sangat strategis dan sangat menentukan arah kebijakan pemerintah, terutama di bidang ekonomi.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT. Nippon Shokubai Indonesia (PT. NSI) atas perluasan investasi yang dilakukan. PT. NSI menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia dan Asia Tenggara yang memproduksi Acrylic Acid dan Acrylic Esters, sekaligus merupakan produsen Superabsorbent Polymer (SAP) pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Investasi PT NSI

Acrylic Acid dan Acrylic Esters merupakan bahan kimia intermediate yang pemanfaatannya sangat luas, antara lain untuk bahan baku pada industri emulsi, polimer dan resin, akrilik fiber, dan poliolefin kopolimer. Sedangkan SAP digunakan sebagai absorbent material pada disposable baby diapers atau popok sekali pakai. Nippon Shokubai Group memiliki 20% pangsa pasar dunia untuk produk SAP, sehingga menjadikan Nippon Shokubai Group sebagai pemasok terbesar SAP di dunia.

Dengan total nilai investasi sebesar USD693 juta hingga saat ini, PT. NSI telah mampu menyerap tenaga kerja terampil dan membuka peluang lapangan pekerjaan baru. “Kami sangat menghargai dan mengapresiasi investasi perluasan pabrik Acrylic Acid yang dilakukan oleh PT NSI yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, tetapi akhirnya berhasil dilaksanakan dengan baik,” ungkap Plt. Dirjen IKFT./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Sektor Riil

Kue Semprong Banjir Pesanan Jelang Nataru 2025, Ternyata Ada Rahasia ‘Berkah’ di Baliknya!

TANGERANG, Bisnistoday - PT Love Semprong Indonesia, produsen camilan atau kue ringan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Jalan Inklusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas

TANGERANG, Bisnistoday  – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan koperasi merupakan jalan...

Sektor Riil

Indonesia Productivity Summit 2025 Siap Digelar untuk Memperkuat Produktivitas Nasional

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia bersama Ikatan Alumni Teknik Industri ITB...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Timor Leste Kembangkan Kerja Sama Koperasi

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menerima kunjungan tamu kehormatan...