www.bisnistoday.co.id
Rabu , 12 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Sinergi Kemendikdasmen bersama Kejaksaan Kawal Pelaksanaan Program Indonesia Pintar
Nasional

Sinergi Kemendikdasmen bersama Kejaksaan Kawal Pelaksanaan Program Indonesia Pintar

Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) bersama Kejaksaan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan sinergi dalam pengawalan Program Indonesia Pintar (PIP) di satuan pendidikan.

Menurut Atip, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan penyaluran PIP belum optimal.

“Masih ada pengembalian dana ke kas negara. Persoalannya antara lain sinkronisasi data, faktor geografis, hingga ketidaktahuanl prosedur,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat,  saat acara Sinergi Kemendikdasmen dan Kejaksaan RI, mengenai Pengawasan Program Indonesia Pintar di Satuan Pendidikan melalui “Jaga Indonesia Pintar”, di Bandung, Rabu (6/5).

Kegiatan ini juga, Gubernur Jawa Barat, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, serta Jaksa Agung Muda Intelijen.

Dalam pelaksanaannya, Wakil Menteri turut didampingi oleh jajaran pejabat Kemendikdasmen, antara lain Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Kepala Puslapdik serta Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK).

Sekjen Kemendikdasmen, Suharti, PhD mengatakan, program PIP merupakan program strategis dengan menggunakan anggaran seperempat dari total anggaran Kemendikdasmen. Tahun ini PIP mendapat alokasi Rp 14,8 trilium untuk 19,48 juta murid.

“Program PIP sebagai jembatan harapan bagi keluarga kurang mampu, miskin dan rentan miskin. Kesenjangan ini akan semakin dikurangi melalui peran PIP.”

Dalam pelaksanaanya, Suharti mengaku belum berjalan benar-benar tepat sasaran, karena masih ada pengembalian ke kas negara dari program PIP sebesar Rp 535 miliar, dari 672 murid. Mudah-mudahan bisa semua tersalurkan atau nol pengembalian.

Bahkan, menurut Suharti, program PIP bisa menjangkau murid Taman Kanak Kanak (TK).

Ia berharap bahwa pihak Sekolah mengambil peran lebih, karena Sekolah leboh paham murid mana yang harus dibantu.

“Bagi yang mampu tak usah diusulkan, dan jangan sampai siswa kurang mampu malah tidak mendapat bantuan,”//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri Nusron
Nasional

Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Sepakat Sinkronisasi Data Melalui Pengintegrasian NIB dan NOP

JAKARTA, Bisnistoday  - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)...

Kebakaran
Nasional

Jangan Tidur, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan Kendalikan Kebakaran Hutan

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah bersama DPR segera turun tangan mengatasi kobaran api...

Kemnaker
Nasional

Kemnaker: Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat integrasi data lintas instansi...

Humas Atr BPN
Nasional

Komunikasi Publik Kementerian ATR/BPN Raih Popular Government Institutions Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih...