www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Sinergi Kemendikdasmen bersama Kejaksaan Kawal Pelaksanaan Program Indonesia Pintar
Nasional

Sinergi Kemendikdasmen bersama Kejaksaan Kawal Pelaksanaan Program Indonesia Pintar

Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) bersama Kejaksaan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan sinergi dalam pengawalan Program Indonesia Pintar (PIP) di satuan pendidikan.

Menurut Atip, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan penyaluran PIP belum optimal.

“Masih ada pengembalian dana ke kas negara. Persoalannya antara lain sinkronisasi data, faktor geografis, hingga ketidaktahuanl prosedur,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat,  saat acara Sinergi Kemendikdasmen dan Kejaksaan RI, mengenai Pengawasan Program Indonesia Pintar di Satuan Pendidikan melalui “Jaga Indonesia Pintar”, di Bandung, Rabu (6/5).

Kegiatan ini juga, Gubernur Jawa Barat, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, serta Jaksa Agung Muda Intelijen.

Dalam pelaksanaannya, Wakil Menteri turut didampingi oleh jajaran pejabat Kemendikdasmen, antara lain Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Kepala Puslapdik serta Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK).

Sekjen Kemendikdasmen, Suharti, PhD mengatakan, program PIP merupakan program strategis dengan menggunakan anggaran seperempat dari total anggaran Kemendikdasmen. Tahun ini PIP mendapat alokasi Rp 14,8 trilium untuk 19,48 juta murid.

“Program PIP sebagai jembatan harapan bagi keluarga kurang mampu, miskin dan rentan miskin. Kesenjangan ini akan semakin dikurangi melalui peran PIP.”

Dalam pelaksanaanya, Suharti mengaku belum berjalan benar-benar tepat sasaran, karena masih ada pengembalian ke kas negara dari program PIP sebesar Rp 535 miliar, dari 672 murid. Mudah-mudahan bisa semua tersalurkan atau nol pengembalian.

Bahkan, menurut Suharti, program PIP bisa menjangkau murid Taman Kanak Kanak (TK).

Ia berharap bahwa pihak Sekolah mengambil peran lebih, karena Sekolah leboh paham murid mana yang harus dibantu.

“Bagi yang mampu tak usah diusulkan, dan jangan sampai siswa kurang mampu malah tidak mendapat bantuan,”//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tol Japek
Nasional

Jasa Marga Grup Lakukan Pemeliharaan Berkala di Ruas Jakarta–Cikampek

CIKAMPEK, Bisnistoday  – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melakukan kegiatan pemeliharaan...

Sony Sonjaya Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Nasional

Marak Penipuan Berkedok SPPG, BGN Buka Akses Pengaduan Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka akses pengaduan masyarakat melalui...

Presiden Prabowo
Nasional

Rebut Simpati Pekerja, Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah...

Jembatan Bailey
Nasional

Kementerian PU Rampungkan Jembatan Bailey di Kabupaten Brebes

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pemasangan Jembatan Bailey...